Baru Dirilis, Aplikasi Fandom K-Pop UNIVERSE Dikritik Jadikan Idol Objek Seksual
Senin, 08 Februari 2021 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip Korea Times, sebagian penggemar merasa fitur ini "tidak penting dan menyeramkan". Selain minim emosi, mereka menyebut pembicaraan yang "menggoda" (flirty) adalah sesuatu yang tidak pantas dan membuat para idol seperti jadi objek seksual dan dikomersialisasi secara berlebihan.
Bukan cuma itu, perkataan idol hasil kecerdasan buatan juga jadi sorotan. Komentar seperti, "Kamu tinggal di mana?" dan "Kenapa kamu enggak jawab teleponku? Aku tidak suka kelakuan seperti ini.." dianggap mengarah pada hubungan yang posesif alias beracun. Belum lagi, kontennya bisa dibuat menjadi produk deepfake tanpa persetujuan sang idol.
Baca Juga: Banyak Fan Fiction K-pop Berkonten Seksual, Netizen Korea Kirim Petisi ke Presiden
Selain fitur "private call" yang kontroversial, UNIVERSE juga dikritik karena server yang lamban dan teks terjemahan yang tidak tersedia pada beberapa konten.
UNIVERSE disebutkan menjadi wadah beberapa artis dan grup K-pop di antaranya Kang Daniel, MONSTA X, (G)I-DLE, dan IZ*ONE. Di aplikasi ini, penggemar juga bisa menciptakan video musik virtual dengan motion capture dari para idol favorit mereka. Aplikasi ini dirilis di 134 negara.
Bukan cuma itu, perkataan idol hasil kecerdasan buatan juga jadi sorotan. Komentar seperti, "Kamu tinggal di mana?" dan "Kenapa kamu enggak jawab teleponku? Aku tidak suka kelakuan seperti ini.." dianggap mengarah pada hubungan yang posesif alias beracun. Belum lagi, kontennya bisa dibuat menjadi produk deepfake tanpa persetujuan sang idol.
Baca Juga: Banyak Fan Fiction K-pop Berkonten Seksual, Netizen Korea Kirim Petisi ke Presiden
Selain fitur "private call" yang kontroversial, UNIVERSE juga dikritik karena server yang lamban dan teks terjemahan yang tidak tersedia pada beberapa konten.
UNIVERSE disebutkan menjadi wadah beberapa artis dan grup K-pop di antaranya Kang Daniel, MONSTA X, (G)I-DLE, dan IZ*ONE. Di aplikasi ini, penggemar juga bisa menciptakan video musik virtual dengan motion capture dari para idol favorit mereka. Aplikasi ini dirilis di 134 negara.
(ita)
Lihat Juga :