Berkali-kali Kunjungi Danau Toba, Begini Alasan Menparekraf Sandiaga Uno
Selasa, 09 Februari 2021 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
"Alasan selanjutnya adalah ekonomi kreatifnya, karena aku tuh tertantang untuk memunculkan Synonimous Danau Toba. Misalnya kalau kita berkunjung ke Bali kita sudah tahu kalau datang disambut tari-tarian
Di danau Toba kita sekarang mau kembangin kain ulos-nya. Juga dengan makanannya kira-kira apa yang mau dipromosikan," katanya.
Maka dari itu, khusus Danau Toba ini, pihaknya akan mengembangkan makanan ombus-ombus yang bisa dinikmati atau disajikan saat wisatawan berkunjung ke Danau Toba
"Jadi saat mendarat disuguhkan ombus-ombus. Saya tuh tertantang untuk membuat sesuatu yang hits banget. Seperti rendang, synonimous dengan Sumatera Barat, Asinan Betawi identik dengan Jakarta, setelah dicari danau Toba terkenal dengan ombus-ombus," ungkapnya.
Kalau dari keseniannya di Danau Toba itu, sudah terkenal dan identik dengan tari-tarian tor-tornya, di Bali identik dengan kesenian musik gamelannya.
"Kalau tari-tariannya kan pasti tor-tor. Musicnya kalau di Bali kan Gamelan, kalau di Toba itu musik Gondang-gondang," jelasnya.
Di danau Toba kita sekarang mau kembangin kain ulos-nya. Juga dengan makanannya kira-kira apa yang mau dipromosikan," katanya.
Maka dari itu, khusus Danau Toba ini, pihaknya akan mengembangkan makanan ombus-ombus yang bisa dinikmati atau disajikan saat wisatawan berkunjung ke Danau Toba
"Jadi saat mendarat disuguhkan ombus-ombus. Saya tuh tertantang untuk membuat sesuatu yang hits banget. Seperti rendang, synonimous dengan Sumatera Barat, Asinan Betawi identik dengan Jakarta, setelah dicari danau Toba terkenal dengan ombus-ombus," ungkapnya.
Kalau dari keseniannya di Danau Toba itu, sudah terkenal dan identik dengan tari-tarian tor-tornya, di Bali identik dengan kesenian musik gamelannya.
"Kalau tari-tariannya kan pasti tor-tor. Musicnya kalau di Bali kan Gamelan, kalau di Toba itu musik Gondang-gondang," jelasnya.
Lihat Juga :