Kemajuan Teknologi Perpanjang Napas Bisnis Restoran di Masa Pandemi
Rabu, 10 Februari 2021 - 21:01 WIB
loading...
Sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, industri restoran sebenarnya juga telah menghadapi berbagai tantangan. / Foto: ilustrasi/dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah resmi mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pada 9-22 Februari 2021 di tujuh provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Langkah tersebut diambil PPKM yang sudah berlaku sebelumnya dianggap tidak efektif.
Baca juga: Makan di Restoran Sistem Self Service di Jepang, Simak Keunikannya
Tak ayal kebijakan ini semakin memukul beberapa industri terdampak, terutama bisnis restoran . Bahkan menurut Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHR), Sustrisno Iwantono, sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran di Indonesia resmi tutup secara permanen.
Meskipun ada sedikit perubahan terkait jam operasional mal dan restoran yang diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 dari sebelumnya di pukul 20.00 WIB, ditambah kelonggaran diperbolehkannya tamu dine-in hingga 50 persen dari total kepasitas, tetap saja kebijakan itu dirasakan sangat berat bagi para pelaku usaha F&B (Food & Beverages).
Grant Thornton mengevaluasi perkembangan industri ini terkait kondisi dan tren yang berkembang dalam industri restoran secara umum pada masa sebelum dan selama pandemi terjadi.
Baca juga: Makan di Restoran Sistem Self Service di Jepang, Simak Keunikannya
Tak ayal kebijakan ini semakin memukul beberapa industri terdampak, terutama bisnis restoran . Bahkan menurut Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHR), Sustrisno Iwantono, sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran di Indonesia resmi tutup secara permanen.
Meskipun ada sedikit perubahan terkait jam operasional mal dan restoran yang diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 dari sebelumnya di pukul 20.00 WIB, ditambah kelonggaran diperbolehkannya tamu dine-in hingga 50 persen dari total kepasitas, tetap saja kebijakan itu dirasakan sangat berat bagi para pelaku usaha F&B (Food & Beverages).
Grant Thornton mengevaluasi perkembangan industri ini terkait kondisi dan tren yang berkembang dalam industri restoran secara umum pada masa sebelum dan selama pandemi terjadi.
Lihat Juga :