Bagaimana Bedakan Gejala Long Covid, Reinfeksi atau Penyakit Berbeda?
Kamis, 11 Februari 2021 - 23:12 WIB
loading...
Selain asupan protein dan olahraga yang cukup, yang tidak kalah pentingnya adalah berpikir positif. / Foto: dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seseorang setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, masih ada ancaman kesehatan yang bisa saja dirasakan, yakni long Covid-19 . Long Covid-19 adalah gejala yang masih dirasakan setelah seseorang dinyatakan sembuh dari penyakit yang disebabkan oleh SARS Cov-2 tersebut. Apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan?
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 kepada Nakes Lansia Dilakukan Secara Bertahap
"Setelah sembuh dari Covid-19 , para penyintas ini harus segera memperbaiki nutrisinya, makan makanan bergizi dan tinggi protein. Berolahraga secara terukur, yang terbaik adalah dengan berjalan kaki bertahap sesuai kemampuan dan jangan lupa berpikir positif," ungkap dr Wily Pandu Ariawan, Sp. P., dokter spesialis paru RS Kanker Dharmais dalam diskusi bersama Nina Nugroho Solution di akun Instagram @ninanugrohostore, belum lama ini.
Dalam acara yang dipandu Nina Nugroho itu dibahas mengenai fenomena long Covid-19 yang belakangan ini ramai diperbincangkan.
Menurut dr Wily, long covid adalah sisa gejala yang masih dirasakan para penyintas Covid-19 setelah dinyatakan sembuh dari penyakit tersebut. Biasanya gejala yang dirasakan dengan intensitas dan frekuensi yang lebih ringan dibandingkan saat masih sakit. Namun ada juga beberapa yang merasakan gejala long covid lebih berat.
"Ada juga yang merasakan sesak napas saat berjalan agak jauh, batuk produktif, gangguan persyarafan seperti delirium bahkan ada juga yang mengalami efek psikiatris seperti halusinasi, melihat sesuatu yang orang lain tidak melihat. Sementara ada juga yang mengalami gangguan jantung, hipertensi, palpitasi yaitu sering merasa berdebar debar, ada yang mual, diare atau buang airnya tidak lancar atau konstipasi. Itu gambaran long covid, dari yang ringan sampai yang berat," papar dr Wily.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 kepada Nakes Lansia Dilakukan Secara Bertahap
"Setelah sembuh dari Covid-19 , para penyintas ini harus segera memperbaiki nutrisinya, makan makanan bergizi dan tinggi protein. Berolahraga secara terukur, yang terbaik adalah dengan berjalan kaki bertahap sesuai kemampuan dan jangan lupa berpikir positif," ungkap dr Wily Pandu Ariawan, Sp. P., dokter spesialis paru RS Kanker Dharmais dalam diskusi bersama Nina Nugroho Solution di akun Instagram @ninanugrohostore, belum lama ini.
Dalam acara yang dipandu Nina Nugroho itu dibahas mengenai fenomena long Covid-19 yang belakangan ini ramai diperbincangkan.
Menurut dr Wily, long covid adalah sisa gejala yang masih dirasakan para penyintas Covid-19 setelah dinyatakan sembuh dari penyakit tersebut. Biasanya gejala yang dirasakan dengan intensitas dan frekuensi yang lebih ringan dibandingkan saat masih sakit. Namun ada juga beberapa yang merasakan gejala long covid lebih berat.
"Ada juga yang merasakan sesak napas saat berjalan agak jauh, batuk produktif, gangguan persyarafan seperti delirium bahkan ada juga yang mengalami efek psikiatris seperti halusinasi, melihat sesuatu yang orang lain tidak melihat. Sementara ada juga yang mengalami gangguan jantung, hipertensi, palpitasi yaitu sering merasa berdebar debar, ada yang mual, diare atau buang airnya tidak lancar atau konstipasi. Itu gambaran long covid, dari yang ringan sampai yang berat," papar dr Wily.
Lihat Juga :