Saatnya Lebih Bijak Atur Uang Angpau ketika Tahun Baru Imlek

Jum'at, 12 Februari 2021 - 21:32 WIB
loading...
Saatnya Lebih Bijak...
Jika Anda termasuk yang menerima angpau, apakah sudah punya rencana akan dimanfaatkan untuk apa angpau tersebut? / Foto: ilustrasi/NGOhub Asia
A A A
JAKARTA - Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan yang paling ditunggu oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia. Salah satu hal yang mewarnai Imlek adalah berbagi angpau.

Baca juga: Rayakan Imlek, Soraya Larasati Staycation bersama Keluarga

Biasanya, angpau berisi sejumlah uang sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Imlek atau perayaan lainnya. Jika Anda termasuk yang menerima angpau, apakah sudah punya rencana akan dimanfaatkan untuk apa angpau tersebut?

'Banjir' angpau memang menyenangkan, tetapi jika tidak bijak mengaturnya maka angpau dapat habis dalam waktu yang cepat.

Branding and Communication Strategist MiPOWER by Sequis, Ivan Christian Winatha, M.M., menyarankan agar melihat angpau bukan sebagai dana untuk dihambur-hamburkan, tetapi menjadi dana tambahan atau bonus untuk mencukupi kebutuhan saat ini atau dana cadangan masa depan.

Menurutnya, apabila akan digunakan untuk saat ini, telusuri dulu pengeluaran apa yang harus segera dibayar atau kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi dengan memanfaatkan uang angpau sehingga pada masa mendatang.

"Contoh lainnya, dapat digunakan untuk melunasi kartu kredit, membayar tagihan uang kos, membayar cicilan motor, dan lain sebagainya. Namun, jika tidak ada pengeluaran mendesak yang harus dilunasi maka uang angpau sebaiknya jangan digunakan. Jadikan uang angpau tersebut sebagai dana investasi," terang Ivan dalam keterangan resminya, Kamis (11/2).

Hal lainnya disarankan adalah mempraktekkan prinsip Pareto, yaitu 80:20. Artinya, 80% dari dana yang dimiliki untuk biaya hidup saat ini, dan 20% untuk tabungan masa depan.

Prinsip ini sangat baik untuk diterapkan karena dapat melatih kita hidup hemat, tidak boros, serta memiliki kesempatan mempersiapkan masa depan.

Cara paling mudah untuk mulai berbenah keuangan agar dapat mempraktikkan prinsip Pareto adalah menilik kembali kebiasaan dalam melakukan pengeluaran. Lalu pertimbangkan apakah pengeluaran itu bisa ditunda, dibatalkan, atau dikurangi. Contohnya, apakah langganan mendengar musik online adalah keinginan atau kebutuhan. Solusinya, bisa berbagi akun langganan dengan teman sehingga bisa menekan pengeluaran Anda.

Baca juga: Artis-Artis Berdarah Tionghoa Ini Pilih Islam sebagai Agamanya

"Menyempatkan waktu untuk belajar cara menggunakan uang akan membantu kita lepas dari jerat utang, membantu kita tidak terikat pada utang, dan semakin bijak mengelola keuangan. Jika pengeluaran banyak maka gunakan skala prioritas. Dengan demikian, Anda pun jadi tahu mana yang benar merupakan kebutuhan dan mana yang hanya keinginan," tambah Ivan.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cap Go Meh Gala Feast...
Cap Go Meh Gala Feast Hidupkan Warisan Peranakan di House of Tugu Jakarta
Sarwendah Ungkap Momen...
Sarwendah Ungkap Momen yang Hilang di Hari Imlek Usai Kepergian Sang Ayah
Tanpa Nuansa Merah,...
Tanpa Nuansa Merah, Sarwendah Rayakan Imlek dengan Sederhana Demi Hormati Kepergian Sang Ayah
Setelah Imlek, Klenteng...
Setelah Imlek, Klenteng Toasebio Bakal Gelar Lok Thung pada Perayaan Cap Go Meh
Tina Toon Akhirnya Umumkan...
Tina Toon Akhirnya Umumkan Wajah Anak di Momen Imlek setelah Setahun Dirahasiakan
Bisa Bikin Sial, Ini...
Bisa Bikin Sial, Ini Sederet Pantangan saat Tahun Baru Imlek!
Dibuka Menag, Begini...
Dibuka Menag, Begini Meriahnya Parade Imlek Nusantara 2026 di Lapangan Banteng
Perayaan Imlek Nasional...
Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Polda Metro Jaya Kerahkan Ratusan Personel
Catat, Ini 6 Lokasi...
Catat, Ini 6 Lokasi Parkir Perayaan Imlek Nasional di Lapangan Banteng
Rekomendasi
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Berita Terkini
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 4: Tingkah Lucu Warga Kampung Sindang Barang Tetap Mewarnai Suasana
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Infografis
4 Efek Mata Uang Baru...
4 Efek Mata Uang Baru BRICS terhadap Dollar Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved