Ini Koleksi Tas Hermes Ratusan Juta Punya Amanda Manopo dan Mantan Bapak Menteri
Sabtu, 13 Februari 2021 - 17:05 WIB
loading...
foto / dok istimewa
A
A
A
JAKARTA - Hermes menjadi merek tas yang sering dipakai para selebriti papan atas Indonesia seperti Amanda Manopo , Prilly Latuconsina, Nagita Slavina , hingga Shandy Purnamasari.
Menurut YCG Investments President, Brian Yacktman, tas Hermes pertama kali dibuat di Jerman oleh Thierry Hermes. Ia meluncurkan merek Hermes untuk publik bertempat di The Grands Boulevards of Paris di tahun 1837.
“Pemerintah Perancis memberi pujian terhadap merek Hermes karena telah memenangkan kontes Exposition Universelle pada tahun 1855 dan kembali meraih medali emas pada kontes tersebut di tahun 1867,” ujar Yacktman seperti dilansir dari foxbussines.com.
Baca juga : Pandemi Belum Berakhir, Ini Saran Ahli Untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Yacktman menambahkan, tas ini mulai dipasarkan dan berkembang di kalangan kaum sosialita di tahun 50-an. Produk-produk keluaran Hermes pun meledak di pasaran dan Hermes menjelma menjadi salah satu merek tas yang populer di dunia.
Seperti halnya perhiasan dan pakaian. Tas Hermes juga menjadi simbol status untuk menunjukkan kekayaan dan kemakmuran seseorang. “Jadi bisa dibilang kalau pemakai tas Hermes ingin menunjukkan strata sosialnya pada orang-orang,” ujar Yacktman.
Para pemakai tas Hermes tidak memakainya hanya untuk membawa barang-barang. Melainkan telah menganggap tas Hermes sebagai barang bernilai seni tinggi yang patut untuk dijaga dan dirawat setiap saat.
Menurut YCG Investments President, Brian Yacktman, tas Hermes pertama kali dibuat di Jerman oleh Thierry Hermes. Ia meluncurkan merek Hermes untuk publik bertempat di The Grands Boulevards of Paris di tahun 1837.
“Pemerintah Perancis memberi pujian terhadap merek Hermes karena telah memenangkan kontes Exposition Universelle pada tahun 1855 dan kembali meraih medali emas pada kontes tersebut di tahun 1867,” ujar Yacktman seperti dilansir dari foxbussines.com.
Baca juga : Pandemi Belum Berakhir, Ini Saran Ahli Untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Yacktman menambahkan, tas ini mulai dipasarkan dan berkembang di kalangan kaum sosialita di tahun 50-an. Produk-produk keluaran Hermes pun meledak di pasaran dan Hermes menjelma menjadi salah satu merek tas yang populer di dunia.
Seperti halnya perhiasan dan pakaian. Tas Hermes juga menjadi simbol status untuk menunjukkan kekayaan dan kemakmuran seseorang. “Jadi bisa dibilang kalau pemakai tas Hermes ingin menunjukkan strata sosialnya pada orang-orang,” ujar Yacktman.
Para pemakai tas Hermes tidak memakainya hanya untuk membawa barang-barang. Melainkan telah menganggap tas Hermes sebagai barang bernilai seni tinggi yang patut untuk dijaga dan dirawat setiap saat.
Lihat Juga :