Perawatan Kulit Wajah dengan Skincare Berbahan Bakteri Khusus, Aman Kah?
Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:25 WIB
loading...
foto / dok gallinee
A
A
A
JAKARTA - Bakteri biasanya dihindari terutama saat melakukan perawatan kulit . Namun ada jenis bakteri khusus yang dijadikan sebagai bahan utama yang dipercaya bisa memberi banyak manfaat untuk kulit.
Sosok Marie Drago, seorang apoteker asal Prancis menemukan bahwa bakteri ternyata baik untuk merawat kulit. Awalnya perempuan yang akrab disapa Marie ini didiagnosa dengan penyakit pyoderma gangrenosum (radang pada tubuh) dan Crohn’s disease (radang usus kronis).
Baca juga : Penyitas Kanker Prostat Sering Tak Menyadari Gejala di Stadium Awal
Karena pernah mempelajari tentang manfaat diet probiotik untuk kesehatan, Marie mencoba menjalani diet probiotik untuk mengobati penyakitnya. “Setelah melakukan diet probiotik selama sepuluh hari, saya merasa kondisi saya semakin membaik,” ujar Marie saat konferensi pers online pada Rabu (17/2).
Sejak itu, Marie mulai mempelajari manfaat probiotik untuk perawatan kulit. Dengan menggabungkan pengalaman pribadi dengan latar belakang ilmu farmasinya, Marie melakukan penelitian dan bekerja sama dengan sebuah perguruan tinggi di Prancis. “Saya pun menemukan formula probiotik yang memiliki dampak positif bagi kulit. Sejak itu, saya mulai membuat dan mengembangkan brand skin care saya sendiri yaitu Gallinée,” ujar Marie.
Baca juga : Membuang Sampah Sembarangan Bisa Akibatkan Masalah Kesehatan yang Serius
Lebih lanjut, Marie menerangkan, bakteri yang digunakan dalam produk-produk ciptaannya adalah bakteri baik bernama probiotik. Probiotik adalah istilah yang digunakan untuk mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain. “Probiotik yang saya gunakan merupakan probiotik yang diambil dari bakteri asam laktat bernama lactobacillus” sebut Marie.
Sosok Marie Drago, seorang apoteker asal Prancis menemukan bahwa bakteri ternyata baik untuk merawat kulit. Awalnya perempuan yang akrab disapa Marie ini didiagnosa dengan penyakit pyoderma gangrenosum (radang pada tubuh) dan Crohn’s disease (radang usus kronis).
Baca juga : Penyitas Kanker Prostat Sering Tak Menyadari Gejala di Stadium Awal
Karena pernah mempelajari tentang manfaat diet probiotik untuk kesehatan, Marie mencoba menjalani diet probiotik untuk mengobati penyakitnya. “Setelah melakukan diet probiotik selama sepuluh hari, saya merasa kondisi saya semakin membaik,” ujar Marie saat konferensi pers online pada Rabu (17/2).
Sejak itu, Marie mulai mempelajari manfaat probiotik untuk perawatan kulit. Dengan menggabungkan pengalaman pribadi dengan latar belakang ilmu farmasinya, Marie melakukan penelitian dan bekerja sama dengan sebuah perguruan tinggi di Prancis. “Saya pun menemukan formula probiotik yang memiliki dampak positif bagi kulit. Sejak itu, saya mulai membuat dan mengembangkan brand skin care saya sendiri yaitu Gallinée,” ujar Marie.
Baca juga : Membuang Sampah Sembarangan Bisa Akibatkan Masalah Kesehatan yang Serius
Lebih lanjut, Marie menerangkan, bakteri yang digunakan dalam produk-produk ciptaannya adalah bakteri baik bernama probiotik. Probiotik adalah istilah yang digunakan untuk mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain. “Probiotik yang saya gunakan merupakan probiotik yang diambil dari bakteri asam laktat bernama lactobacillus” sebut Marie.
Lihat Juga :