Penyakit Lambung tak Hanya Maag, Lantas Apa Saja?
Jum'at, 26 Februari 2021 - 15:50 WIB
loading...
Selain maag, penyakit lain yang biasa menyerang lambung adalah gerd dan tukak lambung. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Selama ini penyakit yang berhubungan dengan lambung acap kali disamaratakan dengan maag . Padahal penyakit terkait asam lambung juga bisa meliputi penyakit tukak lambung dan GERD . Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan penyakit asam lambung yang naik (mengalami refluks) ke kerongkongan dan menimbulkan gejala dan/atau komplikasi yang mengganggu. “Penyakit ini tidak menimbulkan kematian, namun sangat mengganggu aktivitaskeseharian pasien,” ujar dr. Rabbinu Rangga Pribadi, SpPD. dalam Webinar Kupas Tuntas Penyakit Asam Lambung PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe).
Sementara itu, tukak lambung atau tukak peptik adalah kondisi dimana bagian dinding lambung mengalami luka. Karena adanya luka biasanya penderita akan mengalami rasa nyeri di daerah ulu hati atau perut kiri atas dan bahkan mengalami perdarahan pada kasus yang parah. Dikatakan Prof. dr. Abdul Aziz Rani, SpPD, K-GEH, tukak peptik dapat terjadi di lambung, duodenum, ataupun esofagus bagian bawah. Beberapa gejala penyakit ini antara lain cepat merasa penuh saat makan, mual, muntah, nyeri lambung, dan nyeri perut bagian atas yang membuat perut terasa tidak nyaman.
Baca Juga : Yuk Waspada Gejala Kanker Prostat, Penyakit yang Diderita Kak Seto
Makanan pedas dan asam disinyalir menjadi penyebab luka di lambung. Padahal makanan tersebut nyatanya tidak mengakibatkan luka di lambung. Prof. Abdul mengatakan, jnfeksi bakteri Helicobacter pylori menjadi penyebab utama tukak lambung. Konsumsi obat pereda nyeri dan pengencer darah juga merupakan penyebab munculnya penyakit ini. Termasuk stres atau depresi. "Ada juga pasien yang memiliki faktor tukak lambung dari kebiasaan merokok, atau minum minuman beralkohol," ujar Prof. Abdul.
Masalahnya, tidak sedikit pasien yang menderita tukak peptik tanpa gejala. Hal ini bisa membahayakan jika pasien tidak segera diperiksa. Adapun pemeriksaan untuk kondisi tukak lambung adalah endoskopi untuk melihat kondisi organ tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan dengan endoskop, yaitu alat berbentuk selang kecil dan lentur yang dilengkapi dengan kamera pada bagian ujungnya. Kamera tersebut akan disambungkan ke monitor untuk memproyeksikan gambar yang ditangkap.
Sementara itu, tukak lambung atau tukak peptik adalah kondisi dimana bagian dinding lambung mengalami luka. Karena adanya luka biasanya penderita akan mengalami rasa nyeri di daerah ulu hati atau perut kiri atas dan bahkan mengalami perdarahan pada kasus yang parah. Dikatakan Prof. dr. Abdul Aziz Rani, SpPD, K-GEH, tukak peptik dapat terjadi di lambung, duodenum, ataupun esofagus bagian bawah. Beberapa gejala penyakit ini antara lain cepat merasa penuh saat makan, mual, muntah, nyeri lambung, dan nyeri perut bagian atas yang membuat perut terasa tidak nyaman.
Baca Juga : Yuk Waspada Gejala Kanker Prostat, Penyakit yang Diderita Kak Seto
Makanan pedas dan asam disinyalir menjadi penyebab luka di lambung. Padahal makanan tersebut nyatanya tidak mengakibatkan luka di lambung. Prof. Abdul mengatakan, jnfeksi bakteri Helicobacter pylori menjadi penyebab utama tukak lambung. Konsumsi obat pereda nyeri dan pengencer darah juga merupakan penyebab munculnya penyakit ini. Termasuk stres atau depresi. "Ada juga pasien yang memiliki faktor tukak lambung dari kebiasaan merokok, atau minum minuman beralkohol," ujar Prof. Abdul.
Masalahnya, tidak sedikit pasien yang menderita tukak peptik tanpa gejala. Hal ini bisa membahayakan jika pasien tidak segera diperiksa. Adapun pemeriksaan untuk kondisi tukak lambung adalah endoskopi untuk melihat kondisi organ tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan dengan endoskop, yaitu alat berbentuk selang kecil dan lentur yang dilengkapi dengan kamera pada bagian ujungnya. Kamera tersebut akan disambungkan ke monitor untuk memproyeksikan gambar yang ditangkap.
Lihat Juga :