Buku Bersahabat dengan Kanker Paru Hadirkan Kisah Inspiratif dan Serukan Bahaya Kanker Paru
Senin, 01 Maret 2021 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, tantangan yang dihadapi oleh penyintas kanker paru bukan hanya berjuang melawan kesakitan fisik, namun juga menghadapi beban psikologi, sosial, dan ekonomi.
“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi tim penulis terutama sembilan penyintas kanker paru, yang telah berani secara terbuka mengungkapkan bagaimana perjalanan panjang menghadapi diagnosis dan pengobatan kanker paru, apalagi dalam kondisi masa pandemi COVID-19 yang tentu saja sangat berat,” ujar Aryanthi dalam diskusi virtual, belum lama ini.
Aryanthi menjelaskan bahwa akses pengobatan kanker paru memiliki peranan yang besar dalam kualitas hidup penyintas kanker paru. “Kami berharap penyintas kanker paru bisa mendapatkan akses yang tepat untuk diagnosis dan pengobatan sehingga mereka memiliki kualitas serta harapan hidup yang lebih baik,” terangnya.
Sementara itu Pokja Onkologi Toraks Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dalam diskusi ini, Dr. Sita Laksmi Andarini, PhD, Sp.P(K), menyampaikan bahwa pengobatan kanker paru telah tersedia di Indonesia dengan mengikuti panduan Tatalaksana Kanker Paru dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia sesuai pedoman internasional, termasuk pembedahan, kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.
“Terobosan dalam penanganan kanker paru terus berkembang dan tersedia di Indonesia dapat meningkatkan harapan hidup serta kualitas hidup penderita kanker paru di Indonesia,” ucap dr Sita.
“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi tim penulis terutama sembilan penyintas kanker paru, yang telah berani secara terbuka mengungkapkan bagaimana perjalanan panjang menghadapi diagnosis dan pengobatan kanker paru, apalagi dalam kondisi masa pandemi COVID-19 yang tentu saja sangat berat,” ujar Aryanthi dalam diskusi virtual, belum lama ini.
Aryanthi menjelaskan bahwa akses pengobatan kanker paru memiliki peranan yang besar dalam kualitas hidup penyintas kanker paru. “Kami berharap penyintas kanker paru bisa mendapatkan akses yang tepat untuk diagnosis dan pengobatan sehingga mereka memiliki kualitas serta harapan hidup yang lebih baik,” terangnya.
Sementara itu Pokja Onkologi Toraks Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dalam diskusi ini, Dr. Sita Laksmi Andarini, PhD, Sp.P(K), menyampaikan bahwa pengobatan kanker paru telah tersedia di Indonesia dengan mengikuti panduan Tatalaksana Kanker Paru dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia sesuai pedoman internasional, termasuk pembedahan, kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.
“Terobosan dalam penanganan kanker paru terus berkembang dan tersedia di Indonesia dapat meningkatkan harapan hidup serta kualitas hidup penderita kanker paru di Indonesia,” ucap dr Sita.
Lihat Juga :