Hati-Hati! Kerja Keras Bisa Berbahaya bagi Kebahagiaan Hidupmu

Kamis, 04 Maret 2021 - 21:30 WIB
loading...
Hati-Hati! Kerja Keras...
Bekerja terlalu keras hingga melupakan hal lainnya dalam hidupmu bisa berpengaruh buruk bagi kesehatan lahir batin. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Saat pandemi dimulai, banyak webinaratautalkshow online muncul untuk membuat kita tetap produktif walaupun di rumah saja. Padahal dalam kenyataannya tugas kuliah yang banyak sudah membuat kita sangat sibuk.

Selain itu, tak jarang para karyawan yang bekerja dari rumah (work from home) mengeluhkan pekerjaan yang mereka terima seperti tidak mengenal waktu. Karyawan yang melakukan pekerjaan dari rumah dituntut tetap melaksanakan tugasnya kapan pun, karena ketika di rumah waktu dianggap jadi lebih banyak dan fleksibel.

Kita dituntut untuk melakukan banyak pekerjaan dalam satu hari bahkan dalam satu waktu. Dengan dalih, walaupun di rumah saja kita harus tetap melakukan sesuatu agar dapat mencapai kesuksesan. Hal seperti ini bisa disebut dengan hustle culture.

Hati-Hati! Kerja Keras Bisa Berbahaya bagi Kebahagiaan Hidupmu

Foto: Shutterstock

Hustle Culture adalah kebudayaan atau standar sosial ketika kita ingin mencapai kesuksesan, maka kita harus mengerahkan diri kita untuk bekerja keras. Setiap hari, bahkan saat akhir pekan, waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat, digunakan pula untuk melakukan pekerjaan.

Budaya ini diperkuat dengan banyaknyaunggahan-unggahan di media sosial yang mengagungkan kesuksesan, tak lupa dengan contoh tokoh–tokoh seperti Mark Zuckerberg, Steve Jobs, atau Elon Musk.

Pengagungan tersebut menyebabkan banyak orang merasa hustle culture merupakan hal yang baik, sampai orang–orang tidak mempunyai waktu untuk mengeksplorasi hobi, berkumpul bersama keluarga, juga liburan.

Hati-Hati! Kerja Keras Bisa Berbahaya bagi Kebahagiaan Hidupmu

Foto: Facebook hustleculturelk

Padahal mengabdikan waktu sepenuhnya untuk bekerja bisa sangat berbahaya. Di Jepang, lima karyawan punya risiko meninggal karena terlalu banyak bekerja. Tahun 2011, satu jurnalis meninggal karena terlalu 'gila kerja'.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
Rekomendasi
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Berita Terkini
Bali Kini Punya Grand...
Bali Kini Punya Grand Ballroom Kapasitas 2.300 Tamu Menghadap Laut
Lisa BLACKPINK Raup...
Lisa BLACKPINK Raup Nilai Komersial Rp198 Miliar usai Tampil di Piala Dunia 2026
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
The Odyssey Guncang...
The Odyssey Guncang Box Office Global, Raup Rp4,3 Triliun di Pekan Perdana
Rugi hingga Rp3 Miliar,...
Rugi hingga Rp3 Miliar, Amanda Manopo Tak Sabar Penjarakan Oknum Manajemen
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved