Ini Sejarah Penetapan 8 Maret sebagai Hari Perempuan Internasional
Senin, 08 Maret 2021 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Hari Perempuan Internasional telah menjadi tanggal untuk merayakan seberapa jauh perempuan datang dalam masyarakat, dalam politik dan ekonomi. Sementara akar politik hari itu berarti pemogokan serta protes yang diorganisir untuk meningkatkan kesadaran akan ketidaksetaraan yang terus berlanjut.
Kala itu, ide Clara untuk Hari Perempuan Internasional tidak memiliki tanggal pasti. Itu tidak diformalkan sampai pemogokan waktu perang pada 1917 ketika wanita Rusia menuntut roti dan perdamaian. Empat hari setelah pemogokan wanita dipaksa untuk turun tahta dan pemerintah sementara memberi wanita hak untuk memilih.
Tanggal pemogokan perempuan dimulai pada kalender Julian, yang kemudian digunakan di Rusia, yaitu Minggu 23 Februari. Hari itu dalam kalender Gregorian patuh pada 8 Maret dan saat itulah dirayakan Hari Perempuan Internasional.
Baca Juga: Respons Surat Terbuka Sineas ke Presiden RI, Kemenparekraf Janjikan Vaksin
Sementara itu ungu, hijau, dan putih adalah warna Hari Perempuan Internasional. "Ungu menandakan keadilan dan martabat. Hijau melambangkan harapan. Putih melambangkan kemurnian, meski konsepnya kontroversial. Warna-warna itu berasal dari Serikat Sosial dan Politik Perempuan (WSPU) di Inggris pada 1908," tulis situs Hari Perempuan Internasional.
Kala itu, ide Clara untuk Hari Perempuan Internasional tidak memiliki tanggal pasti. Itu tidak diformalkan sampai pemogokan waktu perang pada 1917 ketika wanita Rusia menuntut roti dan perdamaian. Empat hari setelah pemogokan wanita dipaksa untuk turun tahta dan pemerintah sementara memberi wanita hak untuk memilih.
Tanggal pemogokan perempuan dimulai pada kalender Julian, yang kemudian digunakan di Rusia, yaitu Minggu 23 Februari. Hari itu dalam kalender Gregorian patuh pada 8 Maret dan saat itulah dirayakan Hari Perempuan Internasional.
Baca Juga: Respons Surat Terbuka Sineas ke Presiden RI, Kemenparekraf Janjikan Vaksin
Sementara itu ungu, hijau, dan putih adalah warna Hari Perempuan Internasional. "Ungu menandakan keadilan dan martabat. Hijau melambangkan harapan. Putih melambangkan kemurnian, meski konsepnya kontroversial. Warna-warna itu berasal dari Serikat Sosial dan Politik Perempuan (WSPU) di Inggris pada 1908," tulis situs Hari Perempuan Internasional.
(tsa)
Lihat Juga :