Kamagasaki, Kota Kumuh yang Dihapus dari Peta Jepang

Selasa, 09 Maret 2021 - 16:10 WIB
loading...
Kamagasaki, Kota Kumuh...
Tak semua kota di Jepang tampil dengan rapi, teratur dan indah. Salah satu kota di Osaka, Kamagasaki, bahkan dihapus dari peta Jepang karena sangat kumuh. (libcom.org)
A A A
Apa yang terlintas di benak kalian saat mendengar kata ‘Jepang’? AKB48? Anime? Manga? Doraemon? Naruto? Atau bayangan sebuah negara yang bersih, rapi dan teratur? Sebuah negara yang masuk daftar travel yang harus kalian kunjungi? Yup, memang, Jepang terlihat sebagai sebuah negara yang memang wajib dikunjungi karena pesona kebersihan, keteraturan dan alamnya yang indah.

Tapi, tunggu dulu! Tak semua tempat di Jepang itu rapi dan teratur lho! Ada satu kota yang sangat kumuh dan berantakan. Saking buruknya kondisi tempat itu, kota itu bahkan harus dihapus dari peta. Waduh!

Kota di Jepang yang sangat kumuh itu adalah Kamagasaki. Kota ini terletak di Nishinari-ku, Osaka. Di kota tersebut, banyak sampah dan bangunan tidak terawat yang menjadi tempat hidup para tunawisma. Selain itu, banyak warga setempat yang tidak punya rumah atau tempat tinggal. Mereka pun tidur di emperan atau jalanan.
Kamagasaki, Kota Kumuh yang Dihapus dari Peta Jepang

Sebenarnya letak kota ini cukup strategis karena tidak jauh dari pusat kota. Kamagasaki dilalui oleh jaringan kereta JR West atau Osaka Metro, sehingga cukup mudah untuk mencapai daerah sana. Kamagasaki sudah ada sejak dulu. Pada 1960-an, kota ini menjadi saksi bagi pertumbuhan ekonomi Jepang yang saat itu sedang makmur.

Mengutip dari Center for Area Studies Indonesian Institutite of Sciences (P2W-LIPI), pada tahun 1960, Jepang mengalami masa pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Namun, pada masa itu masih ada sekitar 1,69 juta rumah tangga di seluruh Jepang yang hidup di bawah kemiskinan dan sulit untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Pada masa itu, nama Kamagasaki atau Nishinari menjadi terkenal karena adanya Kantor Penempatan Tenaga Kerja Umum Nishinari (sekarang menjadi Airin Labor Center). Kantor ini yang menyebabkan ribuan orang usia produktif datang ke tempat ini demi mendapatkan pekerjaan harian. Pekerjaan harian ini dibuka tidak lain karena adanya pembangunan infrastruktur di kawasan Keihanshin, yang membutuhkan ribuan pekerja usia produktif untuk dipekerjakan di berbagai proyek kawasan Keihanshin. Di Kamagasaki-lah, orang berbondong-bondong untuk bekerja harian di sini.
Kamagasaki, Kota Kumuh yang Dihapus dari Peta Jepang

Namun, upah kerja harian yang dibayarkan kepada para pekerja ternyata tidak cukup untuk menyewa rumah kontrakan atau tempat tinggal. Selain itu, warganya pun datang silih berganti sehingga tidak terdata dengan baik di administrasi kependudukan. Tingginya harga sewa tempat tinggal dan tidak adanya data kependudukan yang baik karena mobilitas yang tinggi menyebabkan banyak tunawisma. Angka kemiskinan pun tinggi di kota ini. Akibatnya, kota ini pun menjadi kumuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Rekomendasi
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved