Kamagasaki, Kota Kumuh yang Dihapus dari Peta Jepang
Selasa, 09 Maret 2021 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Angka kemiskinan pun berbanding lurus dengan angka kriminalitas di Kamagasaki. Di kota ini, sering terjadi kerusuhan. Tingkat konsumsi alkohol di sana pun tinggi ditambah dengan penduduk Kamagasaki lebih banyak yang berjenis kelamin pria, sehingga tempat ini tidak aman bagi para wanita. Di sini, jarang ditemukan anak-anak, lebih banyak warga yang paruh baya.
![Kamagasaki, Kota Kumuh yang Dihapus dari Peta Jepang]()
Hal ini menyebabkan citra buruk bagi kawasan Kamagasaki dan pemerintah pusat Jepang secara resmi mengganti nama Kamagasaki menjadi Airin-chiku pada Mei 1966. Meski begitu, masih banyak yang menggunakan nama Kamagasaki ini. Pemerintah juga menghapus wilayah Kamagasaki dari peta agar tidak ada wisatawan yang berkunjung ke sana karena pertimbangan-pertimbangan tersebut.
Hingga saat ini, masih banyak ribuan warga menganggur di Kamagasaki. Setiap harinya pemerintah memberikan jatah konsumsi bagi warga sana di pusat kesejahteraan. Hal ini menjadi bukti, bahwa wilayah kumuh dan tidak terawat masih kita bisa temui meskipun di negara maju sekalipun.
Tissa Conia Motumona
Kontributor GenSINDO
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

Hal ini menyebabkan citra buruk bagi kawasan Kamagasaki dan pemerintah pusat Jepang secara resmi mengganti nama Kamagasaki menjadi Airin-chiku pada Mei 1966. Meski begitu, masih banyak yang menggunakan nama Kamagasaki ini. Pemerintah juga menghapus wilayah Kamagasaki dari peta agar tidak ada wisatawan yang berkunjung ke sana karena pertimbangan-pertimbangan tersebut.
Hingga saat ini, masih banyak ribuan warga menganggur di Kamagasaki. Setiap harinya pemerintah memberikan jatah konsumsi bagi warga sana di pusat kesejahteraan. Hal ini menjadi bukti, bahwa wilayah kumuh dan tidak terawat masih kita bisa temui meskipun di negara maju sekalipun.
Tissa Conia Motumona
Kontributor GenSINDO
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta
(alv)
Lihat Juga :