Waspadai Gangguan Kesehatan Mental Ibu Pasca Melahirkan
Selasa, 09 Maret 2021 - 22:44 WIB
loading...
Kesehatan mental para ibu paska melahirkan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Foto Ilustrasi/Nct.org.uk
A
A
A
JAKARTA - Kesehatan mental para ibu paska melahirkan sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Tetapi, hal ini sering kali tidak menjadi perhatian utama para ibu ataupun keluarganya.
Padahal, masalah mental pada ibu perlu menjadi perhatian karena hal ini dapat berdampak pada caranya mengasuh dan merawat bayi, serta memengaruhi keseluruhan fungsi mereka sebagai ibu dan istri, juga pekerjaannya sehari-hari.
Baca Juga: Ini Faktor Risiko Hipospadias seperti Diidap Aprilia Manganang
"Baby blues syndrome, depresi, dan cemas postpartum merupakan hal yg paling sering terjadi pada para ibu paska melahirkan. Sebelum mengatasinya, perlu dipahami terlebih dulu apa saja jenis-jenis gangguan, apa saja gejala-gejalanya, penyebabnya, serta apa treatment yang harus dilakukan," kata Spesialis Kedokteran Jiwa Klinik Health360 Indonesia dr. Daniella Satyasari, Sp.KJ dalam jumpa pers, Selasa (9/3).
Perubahan hormon tidak dapat dicegah, tetapi kesadaran keluarga serta kerabat sekitar bisa menjadi kunci dalam mengatasi gangguan mental pada ibu yang baru melahirkan. Dukungan emosi dan fisik dari suami, keluarga serta kerabat sekitar dapat membantu pencegahan gangguan mental.
Padahal, masalah mental pada ibu perlu menjadi perhatian karena hal ini dapat berdampak pada caranya mengasuh dan merawat bayi, serta memengaruhi keseluruhan fungsi mereka sebagai ibu dan istri, juga pekerjaannya sehari-hari.
Baca Juga: Ini Faktor Risiko Hipospadias seperti Diidap Aprilia Manganang
"Baby blues syndrome, depresi, dan cemas postpartum merupakan hal yg paling sering terjadi pada para ibu paska melahirkan. Sebelum mengatasinya, perlu dipahami terlebih dulu apa saja jenis-jenis gangguan, apa saja gejala-gejalanya, penyebabnya, serta apa treatment yang harus dilakukan," kata Spesialis Kedokteran Jiwa Klinik Health360 Indonesia dr. Daniella Satyasari, Sp.KJ dalam jumpa pers, Selasa (9/3).
Perubahan hormon tidak dapat dicegah, tetapi kesadaran keluarga serta kerabat sekitar bisa menjadi kunci dalam mengatasi gangguan mental pada ibu yang baru melahirkan. Dukungan emosi dan fisik dari suami, keluarga serta kerabat sekitar dapat membantu pencegahan gangguan mental.
Lihat Juga :