Mulai Kena Quarter Life Crisis? Hati-Hati Main di Medsos!
Senin, 15 Maret 2021 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
1. KURANGI MEMBANDINGKAN DIRI DENGAN ORANG LAIN
![Mulai Kena Quarter Life Crisis? Hati-Hati Main di Medsos!]()
Foto:Polina Zimmerman/Pexels
Usia pertengahan 20-an sampai awal 30-an adalah waktu saat kemungkinan mengalami QLC sangat tinggi. Tapi, itu semua bergantung pada cara kita menyikapi krisisnya. Pertama-tama, persempit kemungkinan penyebab utama krisis: membandingkan diri dengan orang lain.
“Kalau kita melihat sesuatu dengan rasa iri, jadinya kita akan merasa kurang terus. Tapi, kalau kita melihat pencapaian orang lain sebagai penyemangat, kemudian kita pelajari strateginya, itu bisa jadi prestasi,” jelas Raras.
2. KENALI DIRI SENDIRI
![Mulai Kena Quarter Life Crisis? Hati-Hati Main di Medsos!]()
Foto:Eternal Happiness/Pexels
Beberapa yang perlu kita kenali adalah hal yang kita sukai dan inginkan, kelebihan dan kekurangan kita, serta bidang yang kita kuasai. Menurut Raras, orang sering lupa menanyakan hal-hal tersebut pada dirinya sendiri.
“Karena orang, tuh, sudah terlalu sibuk melihat orang dan berpikir, ‘Oh aku mau kayak si A biar kelihatan hebat,” katanya.
3. KENALI HAMBATAN
![Mulai Kena Quarter Life Crisis? Hati-Hati Main di Medsos!]()
Foto:Vera Arsic/Pexels

Foto:Polina Zimmerman/Pexels
Usia pertengahan 20-an sampai awal 30-an adalah waktu saat kemungkinan mengalami QLC sangat tinggi. Tapi, itu semua bergantung pada cara kita menyikapi krisisnya. Pertama-tama, persempit kemungkinan penyebab utama krisis: membandingkan diri dengan orang lain.
“Kalau kita melihat sesuatu dengan rasa iri, jadinya kita akan merasa kurang terus. Tapi, kalau kita melihat pencapaian orang lain sebagai penyemangat, kemudian kita pelajari strateginya, itu bisa jadi prestasi,” jelas Raras.
2. KENALI DIRI SENDIRI

Foto:Eternal Happiness/Pexels
Beberapa yang perlu kita kenali adalah hal yang kita sukai dan inginkan, kelebihan dan kekurangan kita, serta bidang yang kita kuasai. Menurut Raras, orang sering lupa menanyakan hal-hal tersebut pada dirinya sendiri.
“Karena orang, tuh, sudah terlalu sibuk melihat orang dan berpikir, ‘Oh aku mau kayak si A biar kelihatan hebat,” katanya.
3. KENALI HAMBATAN

Foto:Vera Arsic/Pexels
Lihat Juga :