Mulai Kena Quarter Life Crisis? Hati-Hati Main di Medsos!

Senin, 15 Maret 2021 - 14:00 WIB
loading...
Mulai Kena Quarter Life...
Fear of Missing Out (FOMO) bisa jadi penyebab utama krisis dalam Quarter-Life Crisis. Foto/Ketut Subiyanto/Pexels
A A A
JAKARTA - Menurut studi yang dilakukan Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa FKUI-RSCM dan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Atma Jaya, kecanduan internet yang dialami penduduk dewasa selama pandemi COVID-19 meningkat sampai angka 14,4%.

Sementara itu, durasi penggunaan internet juga meningkat 52% dibandingkan sebelum pandemi. Menurut Putu Rarasati, mahasiswa Magister Psikologi Profesi (Majoring Psikologi Klinis Dewasa) di Universitas Padjadjaran sekaligus Head of Medical & Reseach Social Connect, interaksi yang berlebihan di internet, terutama di media sosial bisamemperburuk situasi saat kita menghadapi quarter-life crisis.

Melansir The Muse , quarter-life crisis (QLC) atau krisis seperempat abad adalah periode pencarian jiwa (jati diri) yang intens, serta stres yang terjadi di pertengahan usia 20-an hingga awal 30-an. Kehidupan seperempat abad (kisaran 25 tahun) memang tak mungkin dihindari, tapi 'krisis' dalam QLC bisa disiasati.

Bagi yang berusia 20-an hingga awal 30-an, penggunaan internet terutama media sosial yang intens tak jarang membuat seseorang jadi membandingkan kehidupannya dengan orang lain.

“Ketika kita membandingkan diri sama orang lain yang menurut kita lebih hebat, kita bisa jadi stres,” terang Rarasati.

Selain itu, melansir Huffington Post , inti QLC adalah perasaan membara yang dibutuhkan untuk mencapai hal-hal tertentu pada usia tertentu. Sebuah studi di Journal of Behavioral Addictions yang dilakukan pada 2014 menemukan korelasi antara penggunaan media sosial yang lebih tinggi dan depresi atau kecemasan.

Baca Juga: 4 Mitos tentang Kesehatan Mental yang Sangat Berbahaya

Lebih lanjut, penelitian dari Psychology Today mengungkapkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) atau ketakutan berlebihan akan ketertinggalan informasi punya konsekuensi negatif meliputi masalah identitas diri, kesepian, citra diri negatif, perasaan tidak mampu secara pribadi, pemutusan hubungan, dan kecemburuan.

Menurut Raras, FOMO pun bisa jadi penyebab yang cukup dekat dengan krisis dalam QLC. “Ketika dia kena FOMO, ketika dia melihat konten dari rekan-rekannya, dia merasa ketinggalan. Dia merasa kehidupan orang lain itu lebih menyenangkan dibanding kehidupan dia,” kata Raras.

Lalu, apa saja pemicu "krisis" dalam QLC yang bisa memburuk jika kita terlalu sering berada di dunia maya, berikut ulasannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Pentingnya Psikologi...
Pentingnya Psikologi Pengendalian Diri dalam Dunia Trading
Jurusan Unair dengan...
Jurusan Unair dengan Keketatan Tertinggi untuk SNBT 2026, Kedokteran Hingga Psikologi
Rekomendasi
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Berita Terkini
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved