Jangan Sampai Ketinggalan Info Film Terbaru, Simak Terus di Sini
Selasa, 16 Maret 2021 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Belum lama ini, aktor Nicolas Cage menikahi Riko Shibata, wanita Jepang yang lebih muda 31 tahun. Berita lain yang menarik soal kiprah baru legenda tinju kelas berat Mike Tyson yang kini juga terjun ke dunia film layar lebar. Bahkan, berkat peran cameo di film Hollywood, si leher beton tersebut sekarang kembali menjadi milioner setelah sebelumnya bangkrut akibat gaya hidup mewahnya. Aktris Hollywood Angelina Jolie saat ini sedang dalam upaya penyembuhan pasca cerai dari aktor Brad Pitt. Joe Taslim, aktor tanah Air yang kini juga berkarier di Hollywood, sering muncul beritanya di News RCTI+. Dan masih banyak lagi berita-berita para bintang Hollywood lainnya. Sebut saja Jennifer Lawrence, Leonardo Dicaprio, Meryl Streep, Cate Blanchett, Kate Winslet dan lainnya.
Hollywood masih menjadi barometer film dunia. Namun, perkembangan film di belahan dunia lain tak bisa dipandang sebelah mata. Di Asia, ada industri film di Hong Kong dan Bollywood di India. Sejumlah aktor-aktor mereka juga banyak yang berkiprah di film Hollywood. Selain itu, industri film di Korea Selatan juga sudah banyak mengalami kemajuan. Bahkan, sejumlah filmnya sudah masuk Box Office.
Berbagai ajang penghargaan terhadap film-film yang dinilai paling berprestasi tingkat dunia juga tak luput dari radar News RCTI+. Sedikitnya ada lima ajang penghargaan untuk insan perfilman dunia yang ditunda karena pandemic ini. Mulai dari Academy Awards, Golden Globe Awards, British Academy Film Awards, Screen Actors Guild (SAG) Awards, hingga Critics Choice Awards. Academy Awards (Oscar) 2021, misalnya, juga mengalami penundaan. Gelaran Oscar ke-93 yang harusnya digelar bulan Februari, kali ini dijadwalkan akan digelar pada April mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan waktu lebih pada produsen film agar menyelesaikan filmnya sehingga bisa masuk Oscar 2021.
Selain itu, News RCTI+ juga banyak menghadirkan banyak berita review film-film unggulan. Misalnya belum lama ini, ada berita dengan judul Review Film Greenland, Sekali Lagi Film Bak Kiamat yang Menghibur.
Bagaimana dengan perfilman Indonesia? Setali tiga uang. Industri film Tanah Air juga sedang terpuruk. Data Badan Perfilman Indonesia (BPI) menyebut sejak pandemi berhembus hingga Februari 2021 lalu, hanya ada 9 film yang berhasil tayang di bioskop dengan jumlah penonton hanya 400 ribu orang. Padahal, tahun 2019, ada 129 film nasional tayang di bioskop dengan total penonton yang cukup fantastis, 52 juta orang. Tak mengherankan jika para para stakeholder-nya menjerit.
Belum lama ini, mereka telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas soal permasalahan yang dihadapi insan perfilman. Ada lima permintaan yang diajukan yaitu stimulus distribusi film, kampanye Menonton di Bioskop, keringanan paja, memberantas pembajakan film, dan percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film. Hasilnya, pemerintah berkomiten untuk membantu membangkitkan kembali perfilman nasional.
‘’Berita-berita mengenai film masih sangat diminati oleh para pembaca News RCTI+. Kami berkomitmen untuk terus menayangkan berita-berita positif tentang film termasuk juga bagaimana kita bisa ikut memajukan film di Tanah Air,’’ kata Co-Managing Director RCTI+, Valencia Tanoesoedibjo.
Hollywood masih menjadi barometer film dunia. Namun, perkembangan film di belahan dunia lain tak bisa dipandang sebelah mata. Di Asia, ada industri film di Hong Kong dan Bollywood di India. Sejumlah aktor-aktor mereka juga banyak yang berkiprah di film Hollywood. Selain itu, industri film di Korea Selatan juga sudah banyak mengalami kemajuan. Bahkan, sejumlah filmnya sudah masuk Box Office.
Berbagai ajang penghargaan terhadap film-film yang dinilai paling berprestasi tingkat dunia juga tak luput dari radar News RCTI+. Sedikitnya ada lima ajang penghargaan untuk insan perfilman dunia yang ditunda karena pandemic ini. Mulai dari Academy Awards, Golden Globe Awards, British Academy Film Awards, Screen Actors Guild (SAG) Awards, hingga Critics Choice Awards. Academy Awards (Oscar) 2021, misalnya, juga mengalami penundaan. Gelaran Oscar ke-93 yang harusnya digelar bulan Februari, kali ini dijadwalkan akan digelar pada April mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan waktu lebih pada produsen film agar menyelesaikan filmnya sehingga bisa masuk Oscar 2021.
Selain itu, News RCTI+ juga banyak menghadirkan banyak berita review film-film unggulan. Misalnya belum lama ini, ada berita dengan judul Review Film Greenland, Sekali Lagi Film Bak Kiamat yang Menghibur.
Bagaimana dengan perfilman Indonesia? Setali tiga uang. Industri film Tanah Air juga sedang terpuruk. Data Badan Perfilman Indonesia (BPI) menyebut sejak pandemi berhembus hingga Februari 2021 lalu, hanya ada 9 film yang berhasil tayang di bioskop dengan jumlah penonton hanya 400 ribu orang. Padahal, tahun 2019, ada 129 film nasional tayang di bioskop dengan total penonton yang cukup fantastis, 52 juta orang. Tak mengherankan jika para para stakeholder-nya menjerit.
Belum lama ini, mereka telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas soal permasalahan yang dihadapi insan perfilman. Ada lima permintaan yang diajukan yaitu stimulus distribusi film, kampanye Menonton di Bioskop, keringanan paja, memberantas pembajakan film, dan percepatan vaksinasi bagi para pekerja industri film. Hasilnya, pemerintah berkomiten untuk membantu membangkitkan kembali perfilman nasional.
‘’Berita-berita mengenai film masih sangat diminati oleh para pembaca News RCTI+. Kami berkomitmen untuk terus menayangkan berita-berita positif tentang film termasuk juga bagaimana kita bisa ikut memajukan film di Tanah Air,’’ kata Co-Managing Director RCTI+, Valencia Tanoesoedibjo.
Lihat Juga :