Ini Penjelasan Chef Arnold Kenapa Daging Wagyu A5 Begitu Spesial, Mahal dan Unik
Rabu, 24 Maret 2021 - 12:23 WIB
loading...
Daging wagyu A5 merupakan salah satu klasifikasi daging yang ditentukan dengan ketat oleh Japanese Meat Grading Association. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pernahkah kamu mendengar daging wagyu A5? A5 merupakan salah satu klasifikasi daging yang ditentukan dengan ketat oleh Japanese Meat Grading Association.
Baca juga: Resep Rendang Ayam, Tak Kalah Lezat dari Rendang Daging Sapi
Hal-hal yang dinilai dalam menentukan klasifikasi daging yaitu Beef Marbling Score (BMS), Beef Color Standard (BCS), Beef Fat Standard (BFS), kepadatan, dan tekstur dari daging. Daging Wagyu A5 merupakan daging dengan skor nilai yaitu BMS 8-12, BFS 1-4, BCS 3-5, dan memiliki kepadatan dan tekstur yang sangat baik.
Chef asal Indonesia, Arnold Poernomo yang merupakan salah satu juri di acara MasterChef Indonesia memasak daging Wagyu Jepang A5 di salah satu video di YouTube miliknya. Chef Arnold juga menjelaskan kenapa daging ini begitu spesial, mahal, dan unik.
"Jepang itu negara kecil tidak seperti Amerika dan Australia di mana sapi itu banyak sekali, sehingga mereka sangat menjaga kualitas dari sapi-sapi ini," jelas Chef Arnold.
Di Indonesia, daging ini hanya memiliki sedikit distributor yang diakui oleh pemerintahan Jepang. Daging tersebut juga ada sertifikat halalnya, lho!
Baca juga: Resep Rendang Ayam, Tak Kalah Lezat dari Rendang Daging Sapi
Hal-hal yang dinilai dalam menentukan klasifikasi daging yaitu Beef Marbling Score (BMS), Beef Color Standard (BCS), Beef Fat Standard (BFS), kepadatan, dan tekstur dari daging. Daging Wagyu A5 merupakan daging dengan skor nilai yaitu BMS 8-12, BFS 1-4, BCS 3-5, dan memiliki kepadatan dan tekstur yang sangat baik.
Chef asal Indonesia, Arnold Poernomo yang merupakan salah satu juri di acara MasterChef Indonesia memasak daging Wagyu Jepang A5 di salah satu video di YouTube miliknya. Chef Arnold juga menjelaskan kenapa daging ini begitu spesial, mahal, dan unik.
"Jepang itu negara kecil tidak seperti Amerika dan Australia di mana sapi itu banyak sekali, sehingga mereka sangat menjaga kualitas dari sapi-sapi ini," jelas Chef Arnold.
Di Indonesia, daging ini hanya memiliki sedikit distributor yang diakui oleh pemerintahan Jepang. Daging tersebut juga ada sertifikat halalnya, lho!
Lihat Juga :