Enggak Asal Tusuk, Penyuntikan Vaksin Covid-19 Ada Mekanismenya
Jum'at, 26 Maret 2021 - 15:39 WIB
loading...
Masih banyak informasi penting seputar vaksin Covid-19, apalagi bagi kamu yang ingin segera melakukan vaksin diri, penasaran. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Ada sebuah kejadian viral di Papua yang memperlihatkan seorang dokter menyuntikkan sendiri vaksin Covid-19 ke dalam tubuhnya. Hal ini dibahas lebih lanjut oleh dr. Nadia Alaydrus untuk seluruh pendengarnya di Podcast Kata Dokter di RCTI+.
Baca juga: SHINee Comeback dan Langsung Tuai Pujian dari Finalis Indonesian Idol
"Jadi sebenernya sih kalau yang menyuntikkan itu tenaga medis otomatis kan beliau pasti tau ya prosedurnya dan lain-lain jadi itu akan aman-aman aja. Yang tidak boleh itu adalah yang bukan tenaga medis dan tidak dilakukan sesuai prosedur karena bisa jadi bahaya," jelas dr. Nadia.
Menyinggung kembali soal kasus Dokter yang menyuntikkan sendiri vaksin ke dalam tubuhnya tersebut, dr. Nadia akan membahas lebih lanjut melalui analisisnya dari berita yang dia baca.
"Jadi memang melalui berita yang aku baca, beliau tersebut memang memiliki sebuah pesan terselubung dimana ia ingin mengajak semua rekan-rekan medis nya untuk ikut memvaksin dirinya karena vaksin tersebut sudah terbukti aman dan sudah lolos uji," ungkap dr. Nadia.
Baca juga: SHINee Comeback dan Langsung Tuai Pujian dari Finalis Indonesian Idol
"Jadi sebenernya sih kalau yang menyuntikkan itu tenaga medis otomatis kan beliau pasti tau ya prosedurnya dan lain-lain jadi itu akan aman-aman aja. Yang tidak boleh itu adalah yang bukan tenaga medis dan tidak dilakukan sesuai prosedur karena bisa jadi bahaya," jelas dr. Nadia.
Menyinggung kembali soal kasus Dokter yang menyuntikkan sendiri vaksin ke dalam tubuhnya tersebut, dr. Nadia akan membahas lebih lanjut melalui analisisnya dari berita yang dia baca.
"Jadi memang melalui berita yang aku baca, beliau tersebut memang memiliki sebuah pesan terselubung dimana ia ingin mengajak semua rekan-rekan medis nya untuk ikut memvaksin dirinya karena vaksin tersebut sudah terbukti aman dan sudah lolos uji," ungkap dr. Nadia.
Lihat Juga :