Tak Rasakan Efek Samping usai Vaksinasi COVID-19 Bukan Berarti Vaksin Tak Bekerja, Ini Penjelasannya
Selasa, 30 Maret 2021 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Tingkat berbagai efek samping sedikit berbeda pada masing-masing vaksin COVID-19. Dan pada vaksin yang membutuhkan dua dosis, cenderung lebih umum terjadi setelah dosis kedua.
Baca Juga: 5 Posisi Seks yang Harus Dicoba di Setiap Ruangan Rumah
Pada vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc dan BioNTech SE, misalnya, 3,7% dari peserta uji coba yang berusia 18 hingga 55 tahun melaporkan mengalami demam setelah dosis pertama, dan 15,8% melaporkan demam setelah dosis kedua. Setengah dari penerima vaksin melaporkan sakit kepala setelah dosis kedua, tetapi kebanyakan sedang atau ringan.
Semua efek samping ini bersifat sementara. Umumnya berlangsung selama satu atau dua hari. Dalam kasus yang jarang terjadi timbul pula reaksi alergi serius yang disebut anafilaksis dalam beberapa menit setelah injeksi. Dokter dapat segera mengobatinya dengan EpiPen atau obat serupa yang mengandung epinefrin.
Baca Juga: 5 Posisi Seks yang Harus Dicoba di Setiap Ruangan Rumah
Pada vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc dan BioNTech SE, misalnya, 3,7% dari peserta uji coba yang berusia 18 hingga 55 tahun melaporkan mengalami demam setelah dosis pertama, dan 15,8% melaporkan demam setelah dosis kedua. Setengah dari penerima vaksin melaporkan sakit kepala setelah dosis kedua, tetapi kebanyakan sedang atau ringan.
Semua efek samping ini bersifat sementara. Umumnya berlangsung selama satu atau dua hari. Dalam kasus yang jarang terjadi timbul pula reaksi alergi serius yang disebut anafilaksis dalam beberapa menit setelah injeksi. Dokter dapat segera mengobatinya dengan EpiPen atau obat serupa yang mengandung epinefrin.
(tsa)
Lihat Juga :