Sering Muncul dalam Drama Korea dan Lagu, Ini 3 Fakta Kelam Sungai Han
Rabu, 07 April 2021 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pemerintah kota pun kini sedang meninjau ulang kefektifan pencantuman pesan-pesan antibunuh diri di sekitar Sungai Han.
3. KASUS BUNUH DIRI DI SUNGAI HAN SELAMA PANDEMI COVID-19
![Sering Muncul dalam Drama Korea dan Lagu, Ini 3 Fakta Kelam Sungai Han]()
Foto: koreandramaland.com
Pandemi saat ini terbukti menjadi penyebab meningkatnya tingkat depresi dan kecemasan sebagian besar orang di seluruh penjuru dunia, termasuk Korea Selatan.
Mengutip dari South China Morning Post , kasus bunuh diri perempuan muda di Korea Selatan pada Januari-Juni 2020 meningkat sebanyak lebih dari 40% dibanding saat sebelum pandemi terjadi. Adanya diskriminasi gender dalam berbagai bentuk menjadi salah satu pemantik meroketnya persentase bunuh diri mereka.
Yang lebih mengenaskan, pada Februari 2020, merangkum dari mothership.sg , pegawai kantor berusia 30 tahun ditemukan bunuh diri di Sungai Han. Setelah diselidiki, ternyata pegawai tersebut bekerja di Kantor Perencanaan Keselamatan Darurat yang turut mengurus masalah wabah COVID-19 di Korea Selatan.
Berdasarkan rekaman CCTV, mobil pegawai tersebut menabrak railing Jembatan Dongjak sebelum melompat ke Sungai Han. Mayat pegawai tersebut kemudian ditemukan oleh tim penyelamat sekitar pukul 09.00 KST. Pihak kepolisian berusaha menyelidiki keterkaitan antara beban kerja dan alasan pegawai tersebut bunuh diri.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Stres dan Langkah untuk Mengatasinya
Melalui sisi kelam Sungai Han, dapat disimpulkan bahwa sesuatu yang terlihat tenang dan damai rupanya mempunyai sisi gelap yang memilukan hati. Oleh sebab itu, depresi dan keinginan bunuh diri tidak boleh dipandang sebelah mata.
Meskipun dari luar terlihat bahagia, belum tentu sebenarnya baik-baik saja. Kesadaran akan pencegahan bunuh diri harus digalakkan dan upaya untuk melawan depresi harus terus digaungkan.
Yohanna Valerie Immanuella
Kontributor Gen SINDO
Universitas Indonesia
Instagram: @yohannavalerie18
3. KASUS BUNUH DIRI DI SUNGAI HAN SELAMA PANDEMI COVID-19
.jpg)
Foto: koreandramaland.com
Pandemi saat ini terbukti menjadi penyebab meningkatnya tingkat depresi dan kecemasan sebagian besar orang di seluruh penjuru dunia, termasuk Korea Selatan.
Mengutip dari South China Morning Post , kasus bunuh diri perempuan muda di Korea Selatan pada Januari-Juni 2020 meningkat sebanyak lebih dari 40% dibanding saat sebelum pandemi terjadi. Adanya diskriminasi gender dalam berbagai bentuk menjadi salah satu pemantik meroketnya persentase bunuh diri mereka.
Yang lebih mengenaskan, pada Februari 2020, merangkum dari mothership.sg , pegawai kantor berusia 30 tahun ditemukan bunuh diri di Sungai Han. Setelah diselidiki, ternyata pegawai tersebut bekerja di Kantor Perencanaan Keselamatan Darurat yang turut mengurus masalah wabah COVID-19 di Korea Selatan.
Berdasarkan rekaman CCTV, mobil pegawai tersebut menabrak railing Jembatan Dongjak sebelum melompat ke Sungai Han. Mayat pegawai tersebut kemudian ditemukan oleh tim penyelamat sekitar pukul 09.00 KST. Pihak kepolisian berusaha menyelidiki keterkaitan antara beban kerja dan alasan pegawai tersebut bunuh diri.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kamu Stres dan Langkah untuk Mengatasinya
Melalui sisi kelam Sungai Han, dapat disimpulkan bahwa sesuatu yang terlihat tenang dan damai rupanya mempunyai sisi gelap yang memilukan hati. Oleh sebab itu, depresi dan keinginan bunuh diri tidak boleh dipandang sebelah mata.
Meskipun dari luar terlihat bahagia, belum tentu sebenarnya baik-baik saja. Kesadaran akan pencegahan bunuh diri harus digalakkan dan upaya untuk melawan depresi harus terus digaungkan.
Yohanna Valerie Immanuella
Kontributor Gen SINDO
Universitas Indonesia
Instagram: @yohannavalerie18
(ita)
Lihat Juga :