Respon Imun Tubuh Meningkat Saat Puasa, Vaksinasi Covid-19 Lebih Efektif
Rabu, 14 April 2021 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Dokter Rachmat menambahkan perlangsungan kekebalan imunitas vaksin Covid-19 sama saja, baik sebelum puasa atau saat berpuasa. Khusus orang-orang lanjut usia, pembentukan antibodi akan tetap terbentuk walaupun tidak secepat pada kelompok orang usia muda.
Maka dari itu, pemberikan vaksin Covid-19 pada lansia harus diberi jarak 28 hari agar tubuh diberi kesempatan untuk membentuk antibodi sehingga pada hari ke- 28 tubuh akan diberi booster lagi dengan vaksin Covid-19 kedua.
“Vaksinasi Covid-19, baik saat puasa atau tidak itu harus tetap memperhatikan kontraindikasi apakah seseorang memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak. Khusus lansia, perlu ditekankan apakah para lansia telah memenuhi penilaian score RAPUH (Resistensi, Aktivitas, Penyakit Lebih dari 4 Hari, Usaha Berjalan, dan Hilangnya Berat Badan),” tambah DR. dr. Rachmat Latief, Sp.PD, KPTI.
Senada dengan dr. Rachmat Latief, dr. Yoana Periskila, MKK, selaku ketua gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat mengungkapkan jika pemberian vaksin Covid-19 saat puasa, tidak mengganggu imun tubuh. Dengan kata lain, vaksinasi Covid-19 pada saat bulan puasa akan tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama jika dibandingkan dengan seseorang yang divaksin ketika tidak berpuasa.
“Puasa hanya menggeser waktu makan dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru banyak yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur,” ujar dr. Yoana Periskila, MKK.
Maka dari itu, pemberikan vaksin Covid-19 pada lansia harus diberi jarak 28 hari agar tubuh diberi kesempatan untuk membentuk antibodi sehingga pada hari ke- 28 tubuh akan diberi booster lagi dengan vaksin Covid-19 kedua.
“Vaksinasi Covid-19, baik saat puasa atau tidak itu harus tetap memperhatikan kontraindikasi apakah seseorang memiliki penyakit penyerta (komorbid) atau tidak. Khusus lansia, perlu ditekankan apakah para lansia telah memenuhi penilaian score RAPUH (Resistensi, Aktivitas, Penyakit Lebih dari 4 Hari, Usaha Berjalan, dan Hilangnya Berat Badan),” tambah DR. dr. Rachmat Latief, Sp.PD, KPTI.
Senada dengan dr. Rachmat Latief, dr. Yoana Periskila, MKK, selaku ketua gugus Covid-19 Primaya Hospital Bekasi Barat mengungkapkan jika pemberian vaksin Covid-19 saat puasa, tidak mengganggu imun tubuh. Dengan kata lain, vaksinasi Covid-19 pada saat bulan puasa akan tetap memiliki kekebalan tubuh yang sama jika dibandingkan dengan seseorang yang divaksin ketika tidak berpuasa.
“Puasa hanya menggeser waktu makan dan aktivitas yang dilakukan tetap sama. Justru banyak yang berpuasa lebih sehat dibanding saat tidak puasa karena jam makan ketika berpuasa lebih teratur,” ujar dr. Yoana Periskila, MKK.
Lihat Juga :