alexametrics

Jennifer Hudson Digugat Fotografer atas Tuduhan Curi Foto

loading...
Jennifer Hudson Digugat Fotografer atas Tuduhan Curi Foto
Penampilan Jennifer Hudson dalam sebuah acara pada Desember 2019. Sang aktris digugat seorang fotografer karena memasang foto tanpa izin. Foto/Nathan Congleton/NBC
A+ A-
JAKARTA - Seorang fotografer asal New York menggugat aktris Jennifer Hudson dan perusahaannya karena diduga telah mencatut foto dia. Foto tersebut diposting Hudson di media sosialnya pada awal 2020.

Fernando Ramales, nama sang fotografer, menuding Hudson telah mencatut foto bergambar bintang “Dreamgirls” itu yang tengah memakai blaser pink dan sepatu stileto hasil jepretannya. Tak terima fotonya dipampang Hudson di media sosial tanpa izin, Ramales lantas mengajukan gugatan hukum melalui Manhattan Federal Court pada Rabu (20/5). (Baca Juga: Empat Idola Kpop Ketahuan Nongkrong saat Pandemi, Agensi Minta Maaf)

Foto bergambar Hudson tersebut sebenarnya pernah dibeli oleh sebuah portal berita dan diunggah pada Desember tahun lalu. Beberapa hari setelahnya, ternyata foto yang sama malah diposting pula di laman Instagram Hudson dengan watermark yang sudah diblur.



Jennifer Hudson Digugat Fotografer atas Tuduhan Curi Foto

(Screenshoot foto Hudson di Instagram yang dipermasalahkan Fernando Ramales)

Pada foto itu ikut terpampang pula caption yang berbunyi "Aku seperti melewati 2019 dan masuk ke 2020.... Hanya bisa bersyukur! Terima kasih Tuhan atas semua yang sudah Engkau lakukan untukku! Aku harap Anda semua menemukan kebahagiaan di tahun yang baru!"

Hudson mengunggah foto tersebut pada 1 Januari 2020 dan hingga kini masih ada di laman Instagramnya dengan mendapat 31.965 likes.

Atas unggahan yang dianggap melanggar hak cipta itu, Ramales menuntut Hudson membayar ganti rugi sebesar USD175.000 atau sekitar Rp2,6 miliar plus biaya pengacara.

“Semakin banyak selebritas yang menggunakan media sosial untuk menjangkau penggemar demi mempromosikan brand mereka dengan memanfaatkan foto," kata pengacara Ramales, Richard Liebowitz, seperti dikutip dari laman Page Six.

"Tapi, Nona Hudson dan perusahaannya belum mendapat izin yang layak untuk menggunakan foto tersebut dan mereka juga sudah menghapus watermark yang mengidentifikasi Ramales sebagai pemegang hak cipta. Anda tidak boleh melakukan itu," tambahnya. (Baca Juga: Dokumen Pribadi Lady Gaga Bocor, Peretas Minta Tebusan USD42 Juta)

Hingga berita ini ditulis Hudson maupun perwakilannya belum memberikan tanggapan atas gugatan tersebut.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak