Ini yang Harus Diperhatikan untuk Membuat Pondasi Rumah yang Kuat
Sabtu, 17 April 2021 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
5. Lakukan Penggalian
Setelah itu, lakukan penggalian dengan kedalaman pondasi untuk rumah sederhana cukup sedalam 40-50 cm, dan lebar sekitar 30-40 cm. Ini untuk tanah bertekstur keras. Namun jika tanah bertekstur lembut, maka penggalian harus lebih dalam.
6. Memasang Batu dan Bata
Setelah selesai menggali, saatnya memasang pondasi dengan batu kali atau batu bata merah. Pemasangan batu bata untuk pondasi harus disesuaikan dengan titik atau benang yang telah ditentukan pada bowplank. Biasanya dengan ukuran kedalaman di atas dipasang batu setinggi 4 lapis bata merah.
![Ini yang Harus Diperhatikan untuk Membuat Pondasi Rumah yang Kuat]()
7. Memasang Besi Tiang
Jika telah selesai memasang seluruh bata, maka dilanjutkan dengan memasang besi yang telah dianyam dengan kawat ikat. Masing-masing ujung besi harus dibengkokkan dan dikaitkan dengan besi pondasi pelat atau tiang kolom.
8. Memasang Bekisting
Langkah selanjutnya adalah menambahkan begisting untuk sloof dengan menggunakan papan berukuran 400 cm x 20 cm x 2 cm. Pemasangan harus rapi dan kuat, sehingga tidak rusak atau jebol akibat tekanan adukan cor saat pengecoran sloof.
Pada saat melakukan pengecoran sloof, permukaan bagian atas harus rata, rapi dan sejajar dengan papan bekisting. Besi harus tertutup adukan cor, sehingga air tidak masuk dan merusak besi saat terkena air hujan, dan besi tidak berkarat.
Jika semua langkah sudah selesai, dan batu bata sudah naik semua maka tinggal nanti dilakukan finishing. Untuk membongkar bekisting tunggu cor mengering terlebih dulu. Selamat mencoba.
Setelah itu, lakukan penggalian dengan kedalaman pondasi untuk rumah sederhana cukup sedalam 40-50 cm, dan lebar sekitar 30-40 cm. Ini untuk tanah bertekstur keras. Namun jika tanah bertekstur lembut, maka penggalian harus lebih dalam.
6. Memasang Batu dan Bata
Setelah selesai menggali, saatnya memasang pondasi dengan batu kali atau batu bata merah. Pemasangan batu bata untuk pondasi harus disesuaikan dengan titik atau benang yang telah ditentukan pada bowplank. Biasanya dengan ukuran kedalaman di atas dipasang batu setinggi 4 lapis bata merah.

7. Memasang Besi Tiang
Jika telah selesai memasang seluruh bata, maka dilanjutkan dengan memasang besi yang telah dianyam dengan kawat ikat. Masing-masing ujung besi harus dibengkokkan dan dikaitkan dengan besi pondasi pelat atau tiang kolom.
8. Memasang Bekisting
Langkah selanjutnya adalah menambahkan begisting untuk sloof dengan menggunakan papan berukuran 400 cm x 20 cm x 2 cm. Pemasangan harus rapi dan kuat, sehingga tidak rusak atau jebol akibat tekanan adukan cor saat pengecoran sloof.
Pada saat melakukan pengecoran sloof, permukaan bagian atas harus rata, rapi dan sejajar dengan papan bekisting. Besi harus tertutup adukan cor, sehingga air tidak masuk dan merusak besi saat terkena air hujan, dan besi tidak berkarat.
Jika semua langkah sudah selesai, dan batu bata sudah naik semua maka tinggal nanti dilakukan finishing. Untuk membongkar bekisting tunggu cor mengering terlebih dulu. Selamat mencoba.
(ars)
Lihat Juga :