Begini Tips Berpuasa yang Sehat untuk Penderita Diabetes
Minggu, 18 April 2021 - 11:03 WIB
loading...
Penderita diabetes harus memastikan gula darah tetap terkontrol selama bulan ramadan. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
MANADO - Selama bulan suci ramadan , penderita diabetes memiliki tantangan dalam menjalankan ibadah puasa. Karena harus memastikan gula darah tetap terkontrol, yaitu agar tidak mengalami Hipoglikemia (gula darah turun) ataupun hiperglikemia (gula darah tinggi) karena makan berlebihan saat berbuka.
Tak hanya itu, penderita diabetes juga harus memastikan imun tetap terjaga selama menjalani ibadah puasa agar tidak rentan terhadap Covid-19. Perubahan pola makan karena berpuasa akan sangat berpengaruh terhadap perubahan metabolisme tubuh.
Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Siloam Hospitals Manado, dr Diane Paparang mengatakan orang cenderung makan berlebih saat berbuka puasa karena merasa kurang selama asupan menjalankan ibadah puasa . Hal itu bisa menimbulkan bahaya bagi penderita diabetes.
"Kendala lain saat berbuka puasa, umumnya kita akan makan secara berlebih karena merasa kurangnya asupan selama melaksanakan puasa dan tidak sesuai komposisi yang seimbang antara karbohidrat, protein dan lemak. Hal ini justru membahayakan si penderita diabetes itu sendiri," kata dr Diane Paparang dalam webinar, Sabtu (17/4/2021).
Baca Juga: Jaga Pola Makan Selama Pandemi, Hati Hati Diabetes Mulai Mengintai
Hal penting yang tepat dilakukan, adalah harus diiringi dengan mengikuti pola makan seimbang dan prinsip 3J, yaitu dengan menghitung jumlah kalori ideal yang harus dikonsumsi tubuh, kemudian harus memperhatikan jenis serta jumlah makanan yang dikonsumsi. "Untuk itu harus bisa mengatur porsi makan pada saat berpuasa agar kadar gula darah tetap terjaga," imbuh Diane mengingatkan.
Tak hanya itu, penderita diabetes juga harus memastikan imun tetap terjaga selama menjalani ibadah puasa agar tidak rentan terhadap Covid-19. Perubahan pola makan karena berpuasa akan sangat berpengaruh terhadap perubahan metabolisme tubuh.
Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Siloam Hospitals Manado, dr Diane Paparang mengatakan orang cenderung makan berlebih saat berbuka puasa karena merasa kurang selama asupan menjalankan ibadah puasa . Hal itu bisa menimbulkan bahaya bagi penderita diabetes.
"Kendala lain saat berbuka puasa, umumnya kita akan makan secara berlebih karena merasa kurangnya asupan selama melaksanakan puasa dan tidak sesuai komposisi yang seimbang antara karbohidrat, protein dan lemak. Hal ini justru membahayakan si penderita diabetes itu sendiri," kata dr Diane Paparang dalam webinar, Sabtu (17/4/2021).
Baca Juga: Jaga Pola Makan Selama Pandemi, Hati Hati Diabetes Mulai Mengintai
Hal penting yang tepat dilakukan, adalah harus diiringi dengan mengikuti pola makan seimbang dan prinsip 3J, yaitu dengan menghitung jumlah kalori ideal yang harus dikonsumsi tubuh, kemudian harus memperhatikan jenis serta jumlah makanan yang dikonsumsi. "Untuk itu harus bisa mengatur porsi makan pada saat berpuasa agar kadar gula darah tetap terjaga," imbuh Diane mengingatkan.
Lihat Juga :