Omar Niode Foundation Angkat Potensi Kuliner Kawasan Wallacea
Minggu, 18 April 2021 - 17:03 WIB
loading...
Omar Niode Foundation mencoba mengangkat keunikan ekosistem alam, budaya dan potensi wisata kuliner dari kawasan Wallacea dalam World Food Travel Day tahun ini. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - World Food Travel Day setiap tahunnya dirayakan tiap 18 April. Dalamperayaan tahun ini, Omar Niode Foundation mencoba mengangkat keunikan ekosistem alam, budaya dan potensi wisata kuliner dari kawasan Wallacea.
Baca juga: Kenapa Marcell Siahaan Menyesal Saat Menjadi Vegetarian? Ini Alasannya!
Amanda Katili Niode dari The Climate Reality Project Indonesia mengungkapkan bahwa kawasan Wallacea yang meliputi Pulau Sulawesi , Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara dan pulau-pulau kecil sekitarnya, selain kaya akan ekosistem biologis juga punya daya tarik dari sisi kuliner.
"Hal itu membuat Omar Niode Foundation bersama The Climate Reality Project Indonesia tertarik untuk mengekspose kembali kawasan ini bertepatan dengan World Food Travel Day," kata Amanda dalam webinar Jelajah Alam dan Kuliner Wallacea yang berlangsung Minggu (18/4).
Amanda menambahkan, meskipun makanan di kawasan Wallacea beraneka macam, tetap ada persamaan karena kuliner di satu daerah merupakan hasil akulturasi penduduk dan pendatang. Amanda mencontohkan, beberapa daerah di Sulawesi mempunyai sup hitam sebagai makanan tradisional dengan kluwak sebagai salah satu bahannya, ditambah berbagai jenis bumbu dan rempah.
Baca juga: Kenapa Marcell Siahaan Menyesal Saat Menjadi Vegetarian? Ini Alasannya!
Amanda Katili Niode dari The Climate Reality Project Indonesia mengungkapkan bahwa kawasan Wallacea yang meliputi Pulau Sulawesi , Kepulauan Maluku, Nusa Tenggara dan pulau-pulau kecil sekitarnya, selain kaya akan ekosistem biologis juga punya daya tarik dari sisi kuliner.
"Hal itu membuat Omar Niode Foundation bersama The Climate Reality Project Indonesia tertarik untuk mengekspose kembali kawasan ini bertepatan dengan World Food Travel Day," kata Amanda dalam webinar Jelajah Alam dan Kuliner Wallacea yang berlangsung Minggu (18/4).
Amanda menambahkan, meskipun makanan di kawasan Wallacea beraneka macam, tetap ada persamaan karena kuliner di satu daerah merupakan hasil akulturasi penduduk dan pendatang. Amanda mencontohkan, beberapa daerah di Sulawesi mempunyai sup hitam sebagai makanan tradisional dengan kluwak sebagai salah satu bahannya, ditambah berbagai jenis bumbu dan rempah.
Lihat Juga :