Hati-Hati, Polusi Udara Perparah COVID-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
“Meski langit Jakarta terlihat lebih cerah ketika diberlakukan WFH dan PSBB, tetapi emisi dari salah satu sumber pencemar yaitu PLTU bisa jadi tidak mengalami pengurangan yang signifikan. Ada potensi polutan tersebut juga berkontribusi pada polusi udara di Jakarta dan kota tetangganya,” timpal Juru kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia Bondan Andriyanu.
Menurut Bondan, masyarakat berhak tahu polusi udara yang mereka hirup ini porsinya bersumber dari mana saja, karena berpotensi membahayakan kesehatan, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini.
Di tempat yang sama, peneliti dari Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) Fajri Fadhillah menegaskan bahwa pencemaran udara telah menyebabkan banyak masalah kesehatan serta lingkungan.
“Perbaikan kualitas udara tidak saja hanya akan menguntungkan kesehatan masyarakat di saat keadaan normal, tapi juga semakin penting dalam situasi pandemi seperti saat ini," kata Fajri. (Baca Juga: Cek Tekanan Darah Hindari Keparahan COVID-19 )
Langkah pengendalian pencemaran udara bisa diawali dengan publikasi informasi tentang kualitas udara yang lengkap (ambien, emisi, meteorologis, dan geografis). Publikasi informasi tentang kualitas udara tidak saja penting untuk menyampaikan dampak atau risiko kepada masyarakat, tapi juga memastikan akuntabilitas pemerintah dalam pengambilan kebijakan pengendalian pencemaran udara.
Menurut Bondan, masyarakat berhak tahu polusi udara yang mereka hirup ini porsinya bersumber dari mana saja, karena berpotensi membahayakan kesehatan, apalagi di masa pandemi COVID-19 saat ini.
Di tempat yang sama, peneliti dari Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) Fajri Fadhillah menegaskan bahwa pencemaran udara telah menyebabkan banyak masalah kesehatan serta lingkungan.
“Perbaikan kualitas udara tidak saja hanya akan menguntungkan kesehatan masyarakat di saat keadaan normal, tapi juga semakin penting dalam situasi pandemi seperti saat ini," kata Fajri. (Baca Juga: Cek Tekanan Darah Hindari Keparahan COVID-19 )
Langkah pengendalian pencemaran udara bisa diawali dengan publikasi informasi tentang kualitas udara yang lengkap (ambien, emisi, meteorologis, dan geografis). Publikasi informasi tentang kualitas udara tidak saja penting untuk menyampaikan dampak atau risiko kepada masyarakat, tapi juga memastikan akuntabilitas pemerintah dalam pengambilan kebijakan pengendalian pencemaran udara.
(tsa)
Lihat Juga :