Puasa Ramadan, Dampaknya bagi Kesehatan Mental
Senin, 19 April 2021 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya menemukan bahwa puasa Ramadan berperan penting dalam mengurangi depresi dan meningkatkan kesehatan mental siswa. Javanbakht dkk (2010) juga mengemukakan bahwa kesehatan mental subjek penelitiannya cenderung meningkat pada akhir Ramadan dibandingkan dengan awal Ramadan.
Penelitian lain oleh Nia & Maghsoudi (2004) menunjukkan kalau tingkat kecemasan yang telah melemah di akhir Ramadan, cenderung kembali meningkat satu bulan setelah Ramadan. Sedangkan Nikfarjam dkk (2013) menemukan bahwa puasa Ramadan juga memengaruhi kecerdasan emosional.
![Puasa Ramadan, Dampaknya bagi Kesehatan Mental]()
Foto: Mentatdgt/Pexels
Mengutip dari International Journal of Medical Research and Review , penelitian lainnya dilakukan pada hari ke-0 (sebelum), 1, 7, 14, 21, dan 28 Ramadan. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat depresi dan kecemasan menurun signifikan pada hari ke-14 dan ke-28, tingkat stres menurut signifikan pada hari ke-28, dan fungsi kognitif meningkat signifikan pada hari ke-14 dan ke-28.
Baca Juga: 7 Drama Korea Seru untuk Melatih Insting Detektifmu
Penelitian lain oleh Nia & Maghsoudi (2004) menunjukkan kalau tingkat kecemasan yang telah melemah di akhir Ramadan, cenderung kembali meningkat satu bulan setelah Ramadan. Sedangkan Nikfarjam dkk (2013) menemukan bahwa puasa Ramadan juga memengaruhi kecerdasan emosional.

Foto: Mentatdgt/Pexels
Mengutip dari International Journal of Medical Research and Review , penelitian lainnya dilakukan pada hari ke-0 (sebelum), 1, 7, 14, 21, dan 28 Ramadan. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat depresi dan kecemasan menurun signifikan pada hari ke-14 dan ke-28, tingkat stres menurut signifikan pada hari ke-28, dan fungsi kognitif meningkat signifikan pada hari ke-14 dan ke-28.
Baca Juga: 7 Drama Korea Seru untuk Melatih Insting Detektifmu
Lihat Juga :