Seru! Melody Laksani Cerita Pengalaman saat Jadi Member JKT48
Selasa, 20 April 2021 - 12:24 WIB
loading...
Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Siapa yang tak mengenal Melody Laksani atau yang akrab dipanggil Melody. Melody merupakan mantan anggota JKT48 generasi pertama yang berasal dari Bandung.
Kini Melody dikenal sebagai salah seorang penyanyi Indonesia. Sebagai first guest di K-Talk Palu Spesial Ramadhan, Melody bersama Amel akan melepas kangen membahas sosok Melody secara lebih dalam.
Baca Juga: Ramadhan Tetap Aktif, Yuk Ikutan Show Your Talent yang Berhadiah Rp35 Juta!
Sebagai pembuka, Amel sebagai host menanyakan pada Melody tentang awal berkarier di grup JKT48. Melody mengakui bahwa ketika dirinya menjadi GM dan kapten di JKT48 ia cukup tegas dan galak. Ia menjelaskan mungkin karena dirinya lebih dewasa di antara member yang lain. Melody juga mengakui bahwa dirinya sangat totalitas ketika berada di tempat di mana ia bernaung. Ia selalu melakukan yang terbaik pada setiap pekerjaan yang dilakukan.
Di K-Talk Palu ini, Melody juga menguak kriteria menjadi member JKT48, salah satunya harus punya mimpi, setelah itu barulah melihat pada potensi yang dimiliki, dan masih banyak lagi kriteria lain yang bisa dipertimbangkan.
Kini Melody dikenal sebagai salah seorang penyanyi Indonesia. Sebagai first guest di K-Talk Palu Spesial Ramadhan, Melody bersama Amel akan melepas kangen membahas sosok Melody secara lebih dalam.
Baca Juga: Ramadhan Tetap Aktif, Yuk Ikutan Show Your Talent yang Berhadiah Rp35 Juta!
Sebagai pembuka, Amel sebagai host menanyakan pada Melody tentang awal berkarier di grup JKT48. Melody mengakui bahwa ketika dirinya menjadi GM dan kapten di JKT48 ia cukup tegas dan galak. Ia menjelaskan mungkin karena dirinya lebih dewasa di antara member yang lain. Melody juga mengakui bahwa dirinya sangat totalitas ketika berada di tempat di mana ia bernaung. Ia selalu melakukan yang terbaik pada setiap pekerjaan yang dilakukan.
Di K-Talk Palu ini, Melody juga menguak kriteria menjadi member JKT48, salah satunya harus punya mimpi, setelah itu barulah melihat pada potensi yang dimiliki, dan masih banyak lagi kriteria lain yang bisa dipertimbangkan.
Lihat Juga :