Semprot Disinfektan Sejumlah Masjid, Emco Peduli Gandeng DMI Surabaya
Minggu, 19 April 2020 - 16:04 WIB
loading...
Disinfektan yang digunakan untuk penyemprotan di masjid dan musala ini tidak mengandung alkohol. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surabaya, Emco Peduli akan melakukan penyemprotan disinfektan secara cuma-cuma ke masjid dan musala. Sebagai pabrik cat yang besar di Kota Pahlawan, Emco ingin ikut berkontribusi dalam melawan pandemi coronavirus atau Covid-19 di Surabaya.
Seperti diungkapkan Bendahara DMI, Mohammad Jamil, penyemprotan akan mulai dilaksanakan Senin nanti, dan sejauh ini sudah terdapat hampir 100 masjid dan musala yang telah mendaftar untuk disemprot.
"Penyemprotan disinfektan untuk tempat ibadah ini diprioritaskan bagi masjid dan musala di perkampungan padat penduduk. Harapannya agar bisa membantu pemerintah mengurangi penyebaran virus corona yang telah mewabah di seluruh dunia," terang Jamil, yang juga koordinator program tersebut, Minggu (19/4).
Menariknya, disinfektan yang digunakan untuk penyemprotan di masjid dan musala ini tidak mengandung alkohol. Disinfektan yang didatangkan Emco dari luar negeri ini produksi Lanxes. Disinfektan ini disebut sebagai yang terbaik, tidak beracun, ramah lingkungan dan baik untuk ternak dan manusia. Biasanya dipakai untuk menyemprot semua kendaraan yang akan masuk area peternakan agar tidak membawa virus dari luar.
Menggunakan jenis disinfektan yang terbaik, Emco Peduli pun menerbitkan standar operasional prosedur atau SOP kepada semua petugas lapangan. Karena bubuk bahan disifektan punya tingkat keasaman yang tinggi, maka untuk mencampurnya harus menggunakan masker dan sarung tangan. Baru setelah dicampur dengan air 95 persen, maka tingkat keasamannya menjadi rendah.
Seperti diungkapkan Bendahara DMI, Mohammad Jamil, penyemprotan akan mulai dilaksanakan Senin nanti, dan sejauh ini sudah terdapat hampir 100 masjid dan musala yang telah mendaftar untuk disemprot.
"Penyemprotan disinfektan untuk tempat ibadah ini diprioritaskan bagi masjid dan musala di perkampungan padat penduduk. Harapannya agar bisa membantu pemerintah mengurangi penyebaran virus corona yang telah mewabah di seluruh dunia," terang Jamil, yang juga koordinator program tersebut, Minggu (19/4).
Menariknya, disinfektan yang digunakan untuk penyemprotan di masjid dan musala ini tidak mengandung alkohol. Disinfektan yang didatangkan Emco dari luar negeri ini produksi Lanxes. Disinfektan ini disebut sebagai yang terbaik, tidak beracun, ramah lingkungan dan baik untuk ternak dan manusia. Biasanya dipakai untuk menyemprot semua kendaraan yang akan masuk area peternakan agar tidak membawa virus dari luar.
Menggunakan jenis disinfektan yang terbaik, Emco Peduli pun menerbitkan standar operasional prosedur atau SOP kepada semua petugas lapangan. Karena bubuk bahan disifektan punya tingkat keasaman yang tinggi, maka untuk mencampurnya harus menggunakan masker dan sarung tangan. Baru setelah dicampur dengan air 95 persen, maka tingkat keasamannya menjadi rendah.
Lihat Juga :