Bahan Pangan dan Alat Kesehatan Dominasi Kebutuhan Ramadhan 2021
Sabtu, 01 Mei 2021 - 09:13 WIB
loading...
Ramadhan tahun ini memang masih dibatasi pandemi Covid-19, meskipun begitu, masyarakat Indonesia telah beradaptasi dan makin terbiasa dengan gaya hidup digital. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Ramadhan tahun ini memang masih dibatasi pandemi Covid-19. Meski demikian, masyarakat Indonesia telah beradaptasi dan makin terbiasa dengan gaya hidup digital. Mulai dari bekerja dan bersekolah, berbelanja kebutuhan sehari-hari, hingga bersilaturahmi. Hal tersebut diperkuat oleh data transaksi Bhinneka.Com, B2B e-commerce, sepanjang Ramadhan 2021.
Baca juga: Keseruan Lyodra Kali Pertama Berkunjung ke Palembang
Dibanding Ramadhan tahun lalu, peningkatan signifikan terjadi pada beberapa kategori produk, terutama pada Makanan & Kebutuhan Harian, Alat Kesehatan, Produk Digital, dan Peralatan Kantor. Tercatat, peningkatan transaksi di dua minggu pertama Ramadhan mencapai 30 persen. Kenaikan ini diprediksi akan meningkat mendekati Lebaran .
"Gelombang digitalisasi mendorong banyak pelaku UMKM untuk memperluas pasarnya, dan kami sangat senang bisa membantu memberikan semua sumber daya dan teknologi untuk itu. Sehingga dampak ekonomi dari pandemi bisa diringankan, setidaknya bagi ribuan merchant yang ada di Bhinneka.Com," tutur Chief of Commercial and Omni Channel Bhinneka.Com, Vensia Tjhin dalam keterangan persnya, Sabtu (1/5).
Apabila tahun lalu memasuki Ramadhan masyarakat sibuk melakukan adaptasi bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah, dengan lonjakan transaksi pada produk komputer, aksesori gadget terutama produk webcam, dan suplemen kesehatan; maka di dua pekan pertama Ramadhan tahun ini diiringi optimisme kegiatan bisnis di segmen B2B Bhinneka.Com mencatat tingginya permintaan perangkat tes usap Covid-19 untuk keperluan korporasi dan suplemen kesehatan, serta bahan pangan.
Baca juga: Keseruan Lyodra Kali Pertama Berkunjung ke Palembang
Dibanding Ramadhan tahun lalu, peningkatan signifikan terjadi pada beberapa kategori produk, terutama pada Makanan & Kebutuhan Harian, Alat Kesehatan, Produk Digital, dan Peralatan Kantor. Tercatat, peningkatan transaksi di dua minggu pertama Ramadhan mencapai 30 persen. Kenaikan ini diprediksi akan meningkat mendekati Lebaran .
"Gelombang digitalisasi mendorong banyak pelaku UMKM untuk memperluas pasarnya, dan kami sangat senang bisa membantu memberikan semua sumber daya dan teknologi untuk itu. Sehingga dampak ekonomi dari pandemi bisa diringankan, setidaknya bagi ribuan merchant yang ada di Bhinneka.Com," tutur Chief of Commercial and Omni Channel Bhinneka.Com, Vensia Tjhin dalam keterangan persnya, Sabtu (1/5).
Apabila tahun lalu memasuki Ramadhan masyarakat sibuk melakukan adaptasi bekerja, sekolah dan beribadah dari rumah, dengan lonjakan transaksi pada produk komputer, aksesori gadget terutama produk webcam, dan suplemen kesehatan; maka di dua pekan pertama Ramadhan tahun ini diiringi optimisme kegiatan bisnis di segmen B2B Bhinneka.Com mencatat tingginya permintaan perangkat tes usap Covid-19 untuk keperluan korporasi dan suplemen kesehatan, serta bahan pangan.
Lihat Juga :