Terus Merugi, SM dan YG Entertainment Terlempar dari Daftar Perusahaan Superior
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:02 WIB
loading...
Gedung baru YG Entertainment yang megah dengan eksterior futuristik terletak di kawasan Hapjeong, Seoul. Foto/YG Entertainment
A
A
A
JAKARTA - Skala bisnis dua agensi K-pop , SM Entertainment dan YG Entertainment, diturunkan dari divisi unggulan (excellent business division/blue chip) ke divisi bisnis menengah (mid-sized business division).
Penurunan status ini dilakukan berdasarkan klasifikasi bursa Korean Securities Dealers Automated Quotations (KOSDAQ). Penurunan ini dilakukan karena dalam tiga tahun terakhir, kedua perusahaan tersebut mengalami penurunan pendapatan sekaligus peningkatan kerugian, hingga gagal memenuhi kriteria untuk perusahaan "sangat baik". Dalam KOSDAQ, perusahaan dibagi dalam empat kategori, yaitu Blue-chip (Superior), Ventura, Teknologi, dan Bisnis Menengah.
Mengutip The Bell, menurut Electronic Disclosure System of the Financial Supervisory Service, perubahan divisi ini dilakukan pada 3 Mei lalu. SM Entertainment dipromosikan dari Divisi Bisnis Ventura ke Divisi Bisnis Umum (tahapan menuju Divisi Bisnis Superior) pada Maret 2008, sementara YG Entertainment sejak 2013.
Sebenarnya, kalau melihat dari ukuran perusahaan, SM Entertainment dan YG Entertainment masih layak ada di posisi puncak. Pasalnya, hingga akhir tahun lalu, total modal mereka masing-masing 608,3 miliar won dan 4312 miliar won, jauh melebihi standar minimal perusahaan Superior, yaitu 70 miliar won. Penjualan juga mencapai rata-rata 6166 miliar won dan 259,3 miliar won selama tiga tahun (2018-2020), memenuhi standar 50 miliar won.
![Terus Merugi, SM dan YG Entertainment Terlempar dari Daftar Perusahaan Superior]()
Foto: SM Entertainment
Penurunan status ini dilakukan berdasarkan klasifikasi bursa Korean Securities Dealers Automated Quotations (KOSDAQ). Penurunan ini dilakukan karena dalam tiga tahun terakhir, kedua perusahaan tersebut mengalami penurunan pendapatan sekaligus peningkatan kerugian, hingga gagal memenuhi kriteria untuk perusahaan "sangat baik". Dalam KOSDAQ, perusahaan dibagi dalam empat kategori, yaitu Blue-chip (Superior), Ventura, Teknologi, dan Bisnis Menengah.
Mengutip The Bell, menurut Electronic Disclosure System of the Financial Supervisory Service, perubahan divisi ini dilakukan pada 3 Mei lalu. SM Entertainment dipromosikan dari Divisi Bisnis Ventura ke Divisi Bisnis Umum (tahapan menuju Divisi Bisnis Superior) pada Maret 2008, sementara YG Entertainment sejak 2013.
Sebenarnya, kalau melihat dari ukuran perusahaan, SM Entertainment dan YG Entertainment masih layak ada di posisi puncak. Pasalnya, hingga akhir tahun lalu, total modal mereka masing-masing 608,3 miliar won dan 4312 miliar won, jauh melebihi standar minimal perusahaan Superior, yaitu 70 miliar won. Penjualan juga mencapai rata-rata 6166 miliar won dan 259,3 miliar won selama tiga tahun (2018-2020), memenuhi standar 50 miliar won.

Foto: SM Entertainment
Lihat Juga :