Terus Merugi, SM dan YG Entertainment Terlempar dari Daftar Perusahaan Superior
Kamis, 06 Mei 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, karena laba bersih dan Return on Equity (ROE) mereka terus menurun, maka keputusan penurunan divisi pun diambil. ROE adalah sebuah perhitungan untuk menunjukkan kemampuan sebuah perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari modal sendiri dan bisa memberikannya kepada investor.
SM Entertainment mencatat kerugian bersih rata-rata selama tiga tahun sebesar 24,4 miliar won dan ROE -3,8%. Sedangkan YG Entertainment membukukan kerugian bersih 1,8 miliar won dan ROE -0,5% selama periode yang sama.
Baca Juga: Ini Perbandingan Gaji CBO Agensi BTS HYBE Min Hee-jin dengan Para Eksekutif Agensi Lainnya
Pada 2020, SM Entertainment bahkan menderita besar dengan kerugian bersih sebesar 80,3 miliar won. Selain penurunan drastis dalam penjualan dibandingkan tahun sebelumnya, kerugian juga didapat karena investasi pada perusahaan lainnya, yaitu mencapai 13 miliar won, membuat defisit makin meningkat.
Antara 2017-2018, SM Entertainment memang memperluas bisnisnya dengan melakukan merger dan akuisisi, tapi karena pandemi COVID-19 yang panjang, bisnis mereka dalam industri periklanan dan restoran mengalami kelesuan.
SM Entertainment mencatat kerugian bersih rata-rata selama tiga tahun sebesar 24,4 miliar won dan ROE -3,8%. Sedangkan YG Entertainment membukukan kerugian bersih 1,8 miliar won dan ROE -0,5% selama periode yang sama.
Baca Juga: Ini Perbandingan Gaji CBO Agensi BTS HYBE Min Hee-jin dengan Para Eksekutif Agensi Lainnya
Pada 2020, SM Entertainment bahkan menderita besar dengan kerugian bersih sebesar 80,3 miliar won. Selain penurunan drastis dalam penjualan dibandingkan tahun sebelumnya, kerugian juga didapat karena investasi pada perusahaan lainnya, yaitu mencapai 13 miliar won, membuat defisit makin meningkat.
Antara 2017-2018, SM Entertainment memang memperluas bisnisnya dengan melakukan merger dan akuisisi, tapi karena pandemi COVID-19 yang panjang, bisnis mereka dalam industri periklanan dan restoran mengalami kelesuan.
Lihat Juga :