Debut Film Layar Lebar, Dul Jaelani Sempat Kapok Jalani Syuting yang Panjang
Selasa, 11 Mei 2021 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak banget ya. Kita nggak membahas topik anak muda aja, tapi banyak pembahasan soal hubungan keluarga, juga percintaan kita sebagai anak muda yang egonya masih labil," beber Dul.
Saat ditanya mengenai adegan tersulit, Dul ternyata tak menjawab akting menangis, melainkan akting marah.
"Ada satu adegan lagi marah, lagi berantem hebat sama Tissa. Karena aku orangnya dalam kehidupan nyata kalau marah nggak pernah yang bener-bener marah, selalu memendam atau diem, waktu disuruh marah, bingung gimana hingga akhirnya apapun yang ada di situasi itu aku manfaatin jadi sesuatu yang buat aku marah hingga akhirnya aku bisa marah," kisah Dul.
Dul juga merasa mendapatkan banyak pengalaman berkesan saat menjalani proses syuting. Terlebih proses tersebut harus dijalaninya dalam waktu lumayan panjang, dari Februari hingga November 2020.
“Ketika di awal saya kesulitan karena jadi pemeran utama. Kaget masuk ke dunia film. Kalau musik, dari bandara jam 5 pagi manggung sore bisa jalan-jalan, kulineran. Kalau di film dari jam 6 pagi sampai 12 malam harus dedikasikan jiwa raga full. Sempat kapok bahkan sampai nangis, kenapa ini diambil, tapi di-support Tissa dan pemain lain yang naikin mood. Cari celah biar atasi ini. Tissa bilang dialog jangan dihafal, tapi dipahami. Makanya saya merasa orang film hebat dan Tissa jadi guru aktingku,” ungkap Dul.
Saat ditanya mengenai adegan tersulit, Dul ternyata tak menjawab akting menangis, melainkan akting marah.
"Ada satu adegan lagi marah, lagi berantem hebat sama Tissa. Karena aku orangnya dalam kehidupan nyata kalau marah nggak pernah yang bener-bener marah, selalu memendam atau diem, waktu disuruh marah, bingung gimana hingga akhirnya apapun yang ada di situasi itu aku manfaatin jadi sesuatu yang buat aku marah hingga akhirnya aku bisa marah," kisah Dul.
Dul juga merasa mendapatkan banyak pengalaman berkesan saat menjalani proses syuting. Terlebih proses tersebut harus dijalaninya dalam waktu lumayan panjang, dari Februari hingga November 2020.
“Ketika di awal saya kesulitan karena jadi pemeran utama. Kaget masuk ke dunia film. Kalau musik, dari bandara jam 5 pagi manggung sore bisa jalan-jalan, kulineran. Kalau di film dari jam 6 pagi sampai 12 malam harus dedikasikan jiwa raga full. Sempat kapok bahkan sampai nangis, kenapa ini diambil, tapi di-support Tissa dan pemain lain yang naikin mood. Cari celah biar atasi ini. Tissa bilang dialog jangan dihafal, tapi dipahami. Makanya saya merasa orang film hebat dan Tissa jadi guru aktingku,” ungkap Dul.
Lihat Juga :