Upin Ipin dan Kun Anta Siap Temani #Silaturahmidarirumah
Rabu, 12 Mei 2021 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Lalu ada pula film Keris Siamang Tunggal yang tayang Jumat 14 Mei pukul 16.30 WIB. Semuanya bermula apabila Upin, Ipin dengan kawan-kawannya: Ehsan, Fizi, Mail, Jarjit, Mei Mei dan Susanti tersandung pada keris mistik di bilik stor Tok Dalang. Keris ini tiba-tiba membuka portal dan membawa mereka terus ke kerajaan Inderaloka. Ketika mencari jalan pulang ke Kampung Durian Runtuh, mereka berjumpa dengan watak-watak dari cerita dongeng Melayu dan Malaysia seperti Mat Jenin dan Belalang. Mereka sekarang perlu bekerjasama memulihkan kerajaan ini kembali ke keadaan sediakala dan melawan dengan Raja Bersiong yang ingin mengambil alih Inderaloka.
Akhir pekan akan semakin spesial dengan adanya “Haikal Mencari Jati Diri”, Sabtu 15 Mei 2021 pukul 14.00 WIB. Haikal memutuskan kabur dari rumah, dalam pelariannya Haikal tidak sengaja bertemu dengan Ustad Musa yang mengira Haikal adalah santri teladan dari Banten yang akan mondok di Kun Anta. Haikal tidak ada pilihan lain selain ikut Ustad Musa, hal ini karena disaat yang bersamaan Haikal dikejar kawanan pencopet di terminal, Mereka marah karena Haikal menggagalkan aksi pencopet.
Haikal merasa di Pesantren sebagai tempat yang aman selama dia kabur. Haikal berpikir untuk kembali pulang ke rumah, tapi Ustad Balwel menjaga Haikal untuk tidak pergi karena Haikal santri pertukaran yang membawa misi sebagai santri teladan bagi santri yang lainnya. Hal ini jadi masalah untuk Haikal karena selama ini ia malas belajar agama. Beruntungnya di Pesantren ada Soleh dan Waluyo.
Baca Juga : Main dalam Rentang Kisah Extended, Beby Tsabina Ditantang Mahir Bahasa Jerman
Soleh lah yang akhirnya diam-diam membantu Haikal untuk belajar pelajaran agama yang diberikan ustad Musa dan ustad Balwel. Keberadaan Haikal di pesantren sering kali menjadi masalah bagi Hilal cs. Selain itu, Masalah lain muncul ketika Haikal tidak terima melihat teman-temannya di bully oleh Wawan dan Toge, anak kampung sekitar pesantren yang terkenal nakal meski ia anak dari RT di kampung itu.
Dan film terakhir yang disajikan MNCTV yakni “Pertandingan Seru Tendangan Gledek”, Minggu 16 Mei 2021 pukul 14.00 WIB. Pesantren Kun Anta sibuk menerima dan menyalurkan zakat dan sadaqoh dari warga sekitar pesantren. Para santriwan dan santriwati bertugas menyalurkan zakat yang sudah di terima pesantren.Haikal dan Asun bersama Sirgie menyalurkan Zakat ke sebuah kampung yang mempunyai mushollah kecil yang keadaannya sangat memprihatikan, mengalami kerusakan.
Akhir pekan akan semakin spesial dengan adanya “Haikal Mencari Jati Diri”, Sabtu 15 Mei 2021 pukul 14.00 WIB. Haikal memutuskan kabur dari rumah, dalam pelariannya Haikal tidak sengaja bertemu dengan Ustad Musa yang mengira Haikal adalah santri teladan dari Banten yang akan mondok di Kun Anta. Haikal tidak ada pilihan lain selain ikut Ustad Musa, hal ini karena disaat yang bersamaan Haikal dikejar kawanan pencopet di terminal, Mereka marah karena Haikal menggagalkan aksi pencopet.
Haikal merasa di Pesantren sebagai tempat yang aman selama dia kabur. Haikal berpikir untuk kembali pulang ke rumah, tapi Ustad Balwel menjaga Haikal untuk tidak pergi karena Haikal santri pertukaran yang membawa misi sebagai santri teladan bagi santri yang lainnya. Hal ini jadi masalah untuk Haikal karena selama ini ia malas belajar agama. Beruntungnya di Pesantren ada Soleh dan Waluyo.
Baca Juga : Main dalam Rentang Kisah Extended, Beby Tsabina Ditantang Mahir Bahasa Jerman
Soleh lah yang akhirnya diam-diam membantu Haikal untuk belajar pelajaran agama yang diberikan ustad Musa dan ustad Balwel. Keberadaan Haikal di pesantren sering kali menjadi masalah bagi Hilal cs. Selain itu, Masalah lain muncul ketika Haikal tidak terima melihat teman-temannya di bully oleh Wawan dan Toge, anak kampung sekitar pesantren yang terkenal nakal meski ia anak dari RT di kampung itu.
Dan film terakhir yang disajikan MNCTV yakni “Pertandingan Seru Tendangan Gledek”, Minggu 16 Mei 2021 pukul 14.00 WIB. Pesantren Kun Anta sibuk menerima dan menyalurkan zakat dan sadaqoh dari warga sekitar pesantren. Para santriwan dan santriwati bertugas menyalurkan zakat yang sudah di terima pesantren.Haikal dan Asun bersama Sirgie menyalurkan Zakat ke sebuah kampung yang mempunyai mushollah kecil yang keadaannya sangat memprihatikan, mengalami kerusakan.
Lihat Juga :