Kenali Risiko dan Penyebab Sepsis, Penyakit yang Diderita Wimar Witoelar sebelum Meninggal
Rabu, 19 Mei 2021 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, bulan September ditetapkan oleh Sepsis Alliance sebagai Sepsis Awareness Month sejak 2011. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap komplikasi sepsis yang masih jarang diketahui.
Sepsis adalah komplikasi yang disebabkan oleh infeksi. Komplikasi ini menyebabkan tekanan darah turun drastis dan berakibat pada kerusakan organ-organ tubuh. Sepsis muncul ketika sistem kekebalan tubuh aktif untuk melawan infeksi secara tak terkendali.
Sepsis dapat timbul dari infeksi bakteri, virus, atau jamur pada bagian tubuh dan organ manapun. Hal-hal inilah yang membuat sepsis berbahaya hingga dapat berujung pada kematian.
Komplikasi ini dapat menyerang siapa pun yang sedang mengalami infeksi. Namun, terdapat beberapa golongan yang rentan terhadap komplikasi Sepsis. Yaitu orang tua, wanita hamil atau menyusui, bayi yang baru lahir, pasien yang tengah dirawat, pengidap HIV/AIDS, pengidap sirosis hati, pengidap kanker, pengidap penyakit ginjal, pengidap penyakit autoimun, dan orang tanpa limpa.
Meski tergolong komplikasi berbahaya, sepsis masih bisa disembuhkan. Walau demikian, pencegahan selalu menjadi opsi terbaik dibanding mengobati. Terdapat dua langkah pencegahan sepsis yang diimbau oleh WHO:
Baca Juga: Wimar Witoelar Meninggal Dunia, Sandi Uno: Selamat Jalan Om WW...
Sepsis adalah komplikasi yang disebabkan oleh infeksi. Komplikasi ini menyebabkan tekanan darah turun drastis dan berakibat pada kerusakan organ-organ tubuh. Sepsis muncul ketika sistem kekebalan tubuh aktif untuk melawan infeksi secara tak terkendali.
Sepsis dapat timbul dari infeksi bakteri, virus, atau jamur pada bagian tubuh dan organ manapun. Hal-hal inilah yang membuat sepsis berbahaya hingga dapat berujung pada kematian.
Komplikasi ini dapat menyerang siapa pun yang sedang mengalami infeksi. Namun, terdapat beberapa golongan yang rentan terhadap komplikasi Sepsis. Yaitu orang tua, wanita hamil atau menyusui, bayi yang baru lahir, pasien yang tengah dirawat, pengidap HIV/AIDS, pengidap sirosis hati, pengidap kanker, pengidap penyakit ginjal, pengidap penyakit autoimun, dan orang tanpa limpa.
Meski tergolong komplikasi berbahaya, sepsis masih bisa disembuhkan. Walau demikian, pencegahan selalu menjadi opsi terbaik dibanding mengobati. Terdapat dua langkah pencegahan sepsis yang diimbau oleh WHO:
Baca Juga: Wimar Witoelar Meninggal Dunia, Sandi Uno: Selamat Jalan Om WW...
Lihat Juga :