Gandeng Musisi Andi Rianto, Tono Supartono Perkenalkan Sang Bidadari
Jum'at, 21 Mei 2021 - 12:11 WIB
loading...
Dengan perilisan single dan video musik Sang Bidadari, Tono Supartono berharap dapat menjadi inspirasi untuk anak muda. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Pengusaha Tono Supartono tidak pernah kehilangan semangat berkaryanya dalam bermusik. Selepas vakum lama dari dunia musik, Tono kembali hadir dengan single terbarunya berjudul Sang Bidadari.
Baca juga: Rilis Debut Single, Chelsea Davina Ingin Hidupkan Kembali Musik Anak-Anak
Menurut Tono, single Sang Bidadari tercipta secara tidak sengaja. Pada awalnya, ketika Covid-19 mulai memasuki Indonesia pada Maret 2020, dia mencoba menghubungi sahabatnya, Andi Rianto untuk membicarakan nasib Magenta Orchestra. Saking asyiknya mengobrol, dalam satu titik, mereka memiliki ide merilis single hingga mini album solo ke depannya.
"Ide ini mendadak muncul saja, ya tiba-tiba terlintas saja di tengah kondisi pandemi. Saya memikirkan judul lagunya dulu, 'Sang Bidadari', baru ke isinya dan saya kerja sama dengan Andi sudah sering. Andi sudah tahulah menerjemahkan kemauan saya seperti apa dalam lagu," kata Tono dalam jumpa pers virtual, Kamis (20/5).
"Dalam Sang Bidadari ini, yang ingin saya sampaikan, ya sebuah drama saja. Menceritakan bahwa pasangan lain agama, tapi sama-sama senang, kemudian menyatu, menjadi satu iman," katanya lagi.
Tono mengungkapkan jika lagu Sang Bidadari tercipta hanya dalam hitungan jam. Andi meminta waktu selama tiga hari untuk menulis partitur Sang Bidadari, akhirnya Tono pun mengangguk sebagai tanda setuju.
Pada saat yang sama, Andi Rianto mengatakan, sebagai komposer dia tidak ingin menghilangkan legitimasi khas Tono sedari dulu, yakni rocker. Oleh karena itu, dalam segi musik, Andi membalut suara Tono dengan lantunan orkestradengan genre musik pop-rock.
Baca juga: Rilis Debut Single, Chelsea Davina Ingin Hidupkan Kembali Musik Anak-Anak
Menurut Tono, single Sang Bidadari tercipta secara tidak sengaja. Pada awalnya, ketika Covid-19 mulai memasuki Indonesia pada Maret 2020, dia mencoba menghubungi sahabatnya, Andi Rianto untuk membicarakan nasib Magenta Orchestra. Saking asyiknya mengobrol, dalam satu titik, mereka memiliki ide merilis single hingga mini album solo ke depannya.
"Ide ini mendadak muncul saja, ya tiba-tiba terlintas saja di tengah kondisi pandemi. Saya memikirkan judul lagunya dulu, 'Sang Bidadari', baru ke isinya dan saya kerja sama dengan Andi sudah sering. Andi sudah tahulah menerjemahkan kemauan saya seperti apa dalam lagu," kata Tono dalam jumpa pers virtual, Kamis (20/5).
"Dalam Sang Bidadari ini, yang ingin saya sampaikan, ya sebuah drama saja. Menceritakan bahwa pasangan lain agama, tapi sama-sama senang, kemudian menyatu, menjadi satu iman," katanya lagi.
Tono mengungkapkan jika lagu Sang Bidadari tercipta hanya dalam hitungan jam. Andi meminta waktu selama tiga hari untuk menulis partitur Sang Bidadari, akhirnya Tono pun mengangguk sebagai tanda setuju.
Pada saat yang sama, Andi Rianto mengatakan, sebagai komposer dia tidak ingin menghilangkan legitimasi khas Tono sedari dulu, yakni rocker. Oleh karena itu, dalam segi musik, Andi membalut suara Tono dengan lantunan orkestradengan genre musik pop-rock.
Lihat Juga :