Supir Angkot Berhasil Menyentuh Hati Ammar Zoni, Saksikan Uang Kaget Reborn di GTV
Kamis, 27 Mei 2021 - 16:20 WIB
loading...
Mr.Em sedang berbincang dengan Bapak Abdul Rohim di acara Uang Kaget Reborn. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Menjadi profesi sebagai supir angkot di zaman sekarang tentu tidak mudah ditengah maraknya transportasi online. Salah satunya seperti Pak Abdul Rohim salah satu target Uang Kaget Reborn hari ini. Dalam sehari, Pak Abdul hanya bisa membawa uang kerumah berkisar Rp 30.000 – Rp 50.000 saja. Jauh dari kata cukup untuk penghasilan perharinya.
Namun, pak Abdul tetap berjuang memberikan yang terbaik untuk keluarganya agar tidak ada lagi anaknya yang meninggal karena gizi buruk. Sebelumnya, dua anak Pak Abdul Rohim meninggal dunia karena kekurangan asupan gizi dan juga salah makan.
Ingin mengetahui lebih dalam kisah dari Pak Abdul Rohim dan keluarga, Mr.Em pun memutuskan untuk datang ke rumah mereka. Bertemu langsung dengan istri dan anak - anak dari Pak Abdul Rohim, kondisi tempat tinggal mereka ternyata lebih memprihatinkan lagi. Kasur yang dijadikan tempat tidur sekeluarga sangatlah kotor, genteng bocor disana – sini membuat suasana rumah terasa lembab, untuk memasak pun Pak Abdul Rohim sekeluarga masih menggunakan minyak tanah. Aisyah sang anak bungsu pun ingin mengenyam pendidikan yang layak seperti anak - anak seumurannya.
Baca Juga : Bongkar Poligami Uje, Ummi Pipik Hanya Khawatir Putrinya Jalin Hubungan dengan Lelaki Sedarah
“Kata bapak tadi, anak bapak ada 5, ini kok yang saya lihat hanya tiga?” tanya Ammar Zoni sebagai Mr. Em (26/05/21). “Anak yang hidup ada tiga, yang meninggal dua” ucap Pak Abdul Rohim lirih “..meninggal udah lama 18 tahun, meninggal di umuran 4 bulan” lanjutnya lagi. “meninggal dua, sakit, gizi buruk. Awalnya saya bawa ke bidan, terus saya kasih obat, lalu keluar busa. Dibawa ke UGD beberapa hari kemudian masuk ke ruang ICU dua bulan. Kalau yang kedua enggak ketahuan, salah makan” kata istri Pak Abdul Rohim dengan nada sedih (26/05/21).
Namun, pak Abdul tetap berjuang memberikan yang terbaik untuk keluarganya agar tidak ada lagi anaknya yang meninggal karena gizi buruk. Sebelumnya, dua anak Pak Abdul Rohim meninggal dunia karena kekurangan asupan gizi dan juga salah makan.
Ingin mengetahui lebih dalam kisah dari Pak Abdul Rohim dan keluarga, Mr.Em pun memutuskan untuk datang ke rumah mereka. Bertemu langsung dengan istri dan anak - anak dari Pak Abdul Rohim, kondisi tempat tinggal mereka ternyata lebih memprihatinkan lagi. Kasur yang dijadikan tempat tidur sekeluarga sangatlah kotor, genteng bocor disana – sini membuat suasana rumah terasa lembab, untuk memasak pun Pak Abdul Rohim sekeluarga masih menggunakan minyak tanah. Aisyah sang anak bungsu pun ingin mengenyam pendidikan yang layak seperti anak - anak seumurannya.
Baca Juga : Bongkar Poligami Uje, Ummi Pipik Hanya Khawatir Putrinya Jalin Hubungan dengan Lelaki Sedarah
“Kata bapak tadi, anak bapak ada 5, ini kok yang saya lihat hanya tiga?” tanya Ammar Zoni sebagai Mr. Em (26/05/21). “Anak yang hidup ada tiga, yang meninggal dua” ucap Pak Abdul Rohim lirih “..meninggal udah lama 18 tahun, meninggal di umuran 4 bulan” lanjutnya lagi. “meninggal dua, sakit, gizi buruk. Awalnya saya bawa ke bidan, terus saya kasih obat, lalu keluar busa. Dibawa ke UGD beberapa hari kemudian masuk ke ruang ICU dua bulan. Kalau yang kedua enggak ketahuan, salah makan” kata istri Pak Abdul Rohim dengan nada sedih (26/05/21).
Lihat Juga :