Makin ‘Gila’ dengan Aplikasi Khusus Idola
Sabtu, 29 Mei 2021 - 10:55 WIB
loading...
A
A
A
Melansir dari Elite Daily , salah satu alasan HYBE merilis Weverse adalah adanya kendala bahasa, sebab layanan Fancafe menggunakan bahasa Korea. Oleh sebab itu, dalam layanannya, Weverse juga menyediakan terjemahan dalam bahasa Inggris, China, Jepang, Thailand, Korea, Indonesia, dan beberapa bahasa lainnya. Jadi, meskipun idola membagikan momen atau mengunggah dalam bahasa Korea, penggemar dapat langsung menerjemahkannya.
Baca Juga: 7 'Aturan' Fandom K-Pop yang Sering Dilanggar Para Penggemar
Adanya kendala bahasa dan keinginan untuk mendekatkan hubungan idola dengan penggemar juga menjadi landasan SM Entertainment merilis Dear U Bubble. Melansir dari Somag News , dengan membayar tiket—satu anggota terhitung satu tiket—penggemar bisa menerima kiriman pesan, voice message, atau foto kegiatan mereka sehari-hari.
![Makin ‘Gila’ dengan Aplikasi Khusus Idola]()
Foto: Weverse
Penggemar juga bisa menyampaikan balasan pesan sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. Uniknya, tampilan Dear U Bubble didesain mirip dengan ruang obrolan pada umumnya sehingga kesan berbincang langsung dengan idola semakin bisa dirasakan.
Aplikasi khusus idola terbukti dapat menguntungkan agensi dan menambah penghasilan idola. Mengutip Music Business Worldwide , aplikasi Weverse didaulat sebagai kunci keberhasilan HYBE dalam memperoleh USD400 juta atau sekitar Rp5,7 triliun di tengah pandemi.
Menurut CEO Global HYBE, Yoon Lenzo, pada 2020 Weverse telah diunduh setidaknya sebanyak 10 juta kali. Selain itu, konser virtual BTS bertajuk “BANG BANG CON” berhasil meraup keuntungan sebesar USD20 juta atau sekitar Rp280 miliar dari penjualan tiket. Segala sesuatu yang berhubungan dengan konser virtual tersebut, seperti penjualan merchandise, penayangan konser, dan tentunya pembelian tiket dilakukan melalui Weverse.
Baca Juga: 7 'Aturan' Fandom K-Pop yang Sering Dilanggar Para Penggemar
Adanya kendala bahasa dan keinginan untuk mendekatkan hubungan idola dengan penggemar juga menjadi landasan SM Entertainment merilis Dear U Bubble. Melansir dari Somag News , dengan membayar tiket—satu anggota terhitung satu tiket—penggemar bisa menerima kiriman pesan, voice message, atau foto kegiatan mereka sehari-hari.
.png)
Foto: Weverse
Penggemar juga bisa menyampaikan balasan pesan sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. Uniknya, tampilan Dear U Bubble didesain mirip dengan ruang obrolan pada umumnya sehingga kesan berbincang langsung dengan idola semakin bisa dirasakan.
Aplikasi khusus idola terbukti dapat menguntungkan agensi dan menambah penghasilan idola. Mengutip Music Business Worldwide , aplikasi Weverse didaulat sebagai kunci keberhasilan HYBE dalam memperoleh USD400 juta atau sekitar Rp5,7 triliun di tengah pandemi.
Menurut CEO Global HYBE, Yoon Lenzo, pada 2020 Weverse telah diunduh setidaknya sebanyak 10 juta kali. Selain itu, konser virtual BTS bertajuk “BANG BANG CON” berhasil meraup keuntungan sebesar USD20 juta atau sekitar Rp280 miliar dari penjualan tiket. Segala sesuatu yang berhubungan dengan konser virtual tersebut, seperti penjualan merchandise, penayangan konser, dan tentunya pembelian tiket dilakukan melalui Weverse.
Lihat Juga :