Pengobatan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Penyandang Talasemia

Rabu, 02 Juni 2021 - 21:21 WIB
loading...
Pengobatan yang Bisa...
Foto Ilustrasi/Medclique
A A A
JAKARTA - Talasemia merupakan penyakit keturunan yang didapatkan anak dari salah satu atau kedua orangtua. Kelainan penyakit ini terletak pada tidak terbentuknya rantai hemoglobin di dalam darah.

Spesialis Anak Konsultan Hematologi RS. Kariadi Semarang dr. Bambang Sudarmanto, Sp.A(K), MARS menjelaskan, talasemia terbagi menjadi talasemia alfa dan talasemia beta. Anak yang menderita penyakit talasemia akan mengalami kekurangan kadar hemoglobin (Hb) yang disebut anemia.

Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Rendah, Perlukah Suntikan Dosis Ketiga?

"Anemia ini dapat menyebabkan tubuh terutama organ-organ penting seperti otak, jantung, hati, ginjal, dan yang lain kekurangan oksigen karena hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen yang dihirup ketika kita bernapas. Akibatnya, tumbuh kembang anak akan terganggu, mempengaruhi produktivitas belajar, bekerja, dan kualitas hidupnya," kata dr. Bambang dalam Virtual Media Briefing bertema “Hidup Berdamai dengan Thalassemia" yang digagas PT Kalbe Farma, belum lama ini.

Di Indonesia, lanjut dr. Bambang, diperkirakan frekuensi pembawa sifat alfa talasemia mencapai 2.6%-11%, beta talasemia 3%-10%, serta varian laintalasemia HbE mencapai 1.6%-33% dari total populasi yang mencapai 256 juta jiwa.

Setiap tahun diperkirakan akan lahir 2.500 bayi dengan talasemia major. Saat ini pengobatan talasemia dapat dilakukan dengan transfusi darah merah. Pemberian transfusi darah diberikan pada anak dengan kadar hemoglobin kurang dari 7 gr/dL pada awal diagnosis, dan harus rutin dilakukan dengan rentang waktu 2-4 minggu.

“Pada umumnya setelah 20 kali transfusi darah, anak akan mengalami kelebihan zat besi. Zat besi yang berlebih ini akan tertimbun di organ-organ penting tubuh di antaranya otak, pankreas, jantung, hati, ginjal, serta organ penting lain yang dapat mengakibatkan gagal jantung, sirosis hepatis, diabetes melitus, kelainan ginjal, dan kematian. Oleh karena itu kelebihan zat besi ini harus dikeluarkan dari tubuh dengan memberikan pengobatan kelasi besi," terang dr. Bambang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Badan Bau Amis Meski...
Badan Bau Amis Meski Sudah Mandi? Bisa Jadi Tanda Penyakit Langka Trimethylaminuria
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Menerapkan Cukai MBDK...
Menerapkan Cukai MBDK 2026: Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Studi IHDC: Keterkaitan...
Studi IHDC: Keterkaitan Stunting, Anemia, dan Gizi terhadap Daya Ingat Anak
Rekomendasi
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Berita Terkini
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved