Kurangi Jejak Karbon, Supermarket Papaya Gunakan Solstice N40
Kamis, 03 Juni 2021 - 07:17 WIB
loading...
Penggunaan teknologi ini menjadikan Papaya sebagai supermarket pertama di Indonesia yang menggunakan Solstice N40. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Supermarket Papaya Fresh Gallery telah mengaplikasikan refrigeran Solstice N40 (R-448A) dari Honeywell. Sistem pendingin tersebut digunakan di seluruh cabang Papaya di Indonesia.
Baca juga: Perempuan dan Kelompok Usia 35-49 Tahun Paling Rentan Terkena Long Covid
Penggunaan teknologi ini menjadikan Papaya sebagai supermarket pertama di Indonesia yang menggunakan Solstice N40, kimia refrigeran yang ramah lingkungan dan memiliki potensi pemanasan global sangat rendah. Penggunaan Solstice N40 dapat membantu Papaya mengurangi konsumsi energi mesin pendinginnya 10% lebih rendah dibandingkan dengan refrigeran R-404A yang digunakannya saat ini.
Berbasis teknologi hydrofluoroolefin (HFO), Solstice N40 memiliki nilai GWP 68 persen lebih rendah dibandingkan pendingin hydrofluorocarbon (HFC) seperti R-404A. Dengan Solstice N40, konsumsi energi juga lebih sedikit dan efisien dibandingkan sistem pendinginan dengan menggunakan teknologi HFC.
Melalui riset yang dilakukan di beberapa supermarket di Amerika Serikat dan Eropa, Solstice N40 terbukti mampu mengurangi konsumsi energi rata-rata sebesar 5-15% lebih rendah dibandingkan dengan R-404A.
Solstice N40 dapat digunakan di mesin pendingin baru maupun lama sebagai retrofit refrigeran pada pendingin ber-GWP tinggi, seperti R-404A dan R-507. Lewat kerja samanya dengan Honeywell dan perusahaan manufaktur peralatan pendingin asal Jepang, Fukushima Galilei, Papaya berkomitmen untuk memperbarui seluruh sistem pendingin komersial yang ada di cabang-cabang Papaya di seluruh Indonesia.
"Kami memilih Solstice N40 karena teknologi ini paling diterima di industri supermarket global, sekaligus terbukti memiliki GWP terendah dan materialnya yang tidak mudah terbakar, sangat efektif digunakan sebagai pengganti seri HFC terdahulu," ujar Direktur Papaya Fresh Gallery, Ichihara Kazuo dalam siaran persnya, baru-baru ini
Baca juga: Perempuan dan Kelompok Usia 35-49 Tahun Paling Rentan Terkena Long Covid
Penggunaan teknologi ini menjadikan Papaya sebagai supermarket pertama di Indonesia yang menggunakan Solstice N40, kimia refrigeran yang ramah lingkungan dan memiliki potensi pemanasan global sangat rendah. Penggunaan Solstice N40 dapat membantu Papaya mengurangi konsumsi energi mesin pendinginnya 10% lebih rendah dibandingkan dengan refrigeran R-404A yang digunakannya saat ini.
Berbasis teknologi hydrofluoroolefin (HFO), Solstice N40 memiliki nilai GWP 68 persen lebih rendah dibandingkan pendingin hydrofluorocarbon (HFC) seperti R-404A. Dengan Solstice N40, konsumsi energi juga lebih sedikit dan efisien dibandingkan sistem pendinginan dengan menggunakan teknologi HFC.
Melalui riset yang dilakukan di beberapa supermarket di Amerika Serikat dan Eropa, Solstice N40 terbukti mampu mengurangi konsumsi energi rata-rata sebesar 5-15% lebih rendah dibandingkan dengan R-404A.
Solstice N40 dapat digunakan di mesin pendingin baru maupun lama sebagai retrofit refrigeran pada pendingin ber-GWP tinggi, seperti R-404A dan R-507. Lewat kerja samanya dengan Honeywell dan perusahaan manufaktur peralatan pendingin asal Jepang, Fukushima Galilei, Papaya berkomitmen untuk memperbarui seluruh sistem pendingin komersial yang ada di cabang-cabang Papaya di seluruh Indonesia.
"Kami memilih Solstice N40 karena teknologi ini paling diterima di industri supermarket global, sekaligus terbukti memiliki GWP terendah dan materialnya yang tidak mudah terbakar, sangat efektif digunakan sebagai pengganti seri HFC terdahulu," ujar Direktur Papaya Fresh Gallery, Ichihara Kazuo dalam siaran persnya, baru-baru ini
Lihat Juga :