Tekan Kasus Malnutrisi, Asupan Gizi Harus Dijaga Sejak Dini
Sabtu, 05 Juni 2021 - 06:05 WIB
loading...
Studi ini diharapkan dapat menjadi sebuah acuan para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk mengentaskan kasus malnutrisi di Indonesia. / Foto: ilustrasi/amway
A
A
A
JAKARTA - Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada anak balita di Indonesia mencapai 17,7 persen, sedangkan stunting mencapai 30,8 persen. Begitu juga dengan obesitas yang menunjukkan peningkatan, di angka 6,7 persen pada 2013 menjadi 8 persen pada 2018.
Baca juga: Innalillahi, Ayah Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis Meninggal Dunia
Faktor tersebut menjadi landasan pada studi lapangan South-East Asia Nutrition Survey (SEANUTS) yang telah berjalan di 21 kabupaten/kota pada 15 Provinsi di Indonesia dan melibatkan sekitar 25 personel dari kalangan dokter, ahli gizi, kesehatan masyarakat dan bidang olahraga.
SEANUTS merupakan studi mengenai gizi dan kesehatan yang dilakukan di empat negara di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam) yang diprakarsai FrieslandCampina, induk perusahaan produk bergizi berbasis susu PT Frisian Flag Indonesia.
Studi ini diharapkan dapat menjadi sebuah acuan para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk mengentaskan kasus malnutrisi di Indonesia, mengingat anak-anak merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa yang harus dijaga.
Baca juga: Innalillahi, Ayah Oki Setiana Dewi dan Ria Ricis Meninggal Dunia
Faktor tersebut menjadi landasan pada studi lapangan South-East Asia Nutrition Survey (SEANUTS) yang telah berjalan di 21 kabupaten/kota pada 15 Provinsi di Indonesia dan melibatkan sekitar 25 personel dari kalangan dokter, ahli gizi, kesehatan masyarakat dan bidang olahraga.
SEANUTS merupakan studi mengenai gizi dan kesehatan yang dilakukan di empat negara di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam) yang diprakarsai FrieslandCampina, induk perusahaan produk bergizi berbasis susu PT Frisian Flag Indonesia.
Studi ini diharapkan dapat menjadi sebuah acuan para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk mengentaskan kasus malnutrisi di Indonesia, mengingat anak-anak merupakan cikal bakal generasi penerus bangsa yang harus dijaga.
Lihat Juga :