Gemari Fashion, Remaja 16 Tahun Ini Dirikan Brand Clothing KINE
Selasa, 08 Juni 2021 - 07:26 WIB
loading...
Di usianya yang menginjak 16 tahun, Cornellius Deva Suhartono tidak ragu untuk mendirikan brand clothing yang diberi nama KINE. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Usia muda bukan menjadi halangan untuk memulai langkah menggapai impian. Hal itu pun mengilhami seorang pelajar di Jakarta Intercultural School (JIS), Cornellius Deva Suhartono dalam mendirikan brand clothing besutannya, KINE.
Baca juga: Ingin Obati Autoimun, Ashanty Malah Ketahuan Idap Penyakit Lain
Tidak seperti kebanyakan remaja seusianya, yang memilih bermain game selama pandemi Covid-19. Cornel, yang merasa penat dengan beraktivitas di rumah saja, memilih untuk merealisasikan ide bisnisnya di dunia cloting. Menariknya lagi, remaja 16 tahun itu pun mengawali bisnisnya dengan tabungannya sendiri.
![Gemari Fashion, Remaja 16 Tahun Ini Dirikan Brand Clothing KINE]()
Cornel memilih fashion sebagai bisnis yang digeluti juga tidak hadir begitu saja, dia pun memiliki alasan tersendiri. "Jadi, dari dulu aku suka banget sama fashion, dan waktu aku kelas 7, aku dikasih proyek sama sekolah untuk buat baju. Aku pada waktu itu main-main. Enggak bikin bisnis tapi ya, aku bikin baju," ungkap Cornel ketika ditemui di Jakarta, belum lama ini.
"Nah, sudah tahu prosesnya kan, gimana di grosir, bernegosiasi. Terus, aku dapet baju-baju. Aku jualnya enggak jual bisnis kayak gitu. Tapi aku jualnya ke temen deket doang. Tapi karena waktu itu aku tidak serius, aku tidak melanjutkankan, karena waktu itu juga untuk proyek sekolah," sambungnya.
Baca juga: Ingin Obati Autoimun, Ashanty Malah Ketahuan Idap Penyakit Lain
Tidak seperti kebanyakan remaja seusianya, yang memilih bermain game selama pandemi Covid-19. Cornel, yang merasa penat dengan beraktivitas di rumah saja, memilih untuk merealisasikan ide bisnisnya di dunia cloting. Menariknya lagi, remaja 16 tahun itu pun mengawali bisnisnya dengan tabungannya sendiri.

Cornel memilih fashion sebagai bisnis yang digeluti juga tidak hadir begitu saja, dia pun memiliki alasan tersendiri. "Jadi, dari dulu aku suka banget sama fashion, dan waktu aku kelas 7, aku dikasih proyek sama sekolah untuk buat baju. Aku pada waktu itu main-main. Enggak bikin bisnis tapi ya, aku bikin baju," ungkap Cornel ketika ditemui di Jakarta, belum lama ini.
"Nah, sudah tahu prosesnya kan, gimana di grosir, bernegosiasi. Terus, aku dapet baju-baju. Aku jualnya enggak jual bisnis kayak gitu. Tapi aku jualnya ke temen deket doang. Tapi karena waktu itu aku tidak serius, aku tidak melanjutkankan, karena waktu itu juga untuk proyek sekolah," sambungnya.
Lihat Juga :