The Legend of The Blue Sea Ditemukannya Putri Duyung Yang Terdampar
Selasa, 08 Juni 2021 - 12:10 WIB
loading...
Drama Korea The Legend of The Blue Sea. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Sebelumnya di Drakor Legend Of The Blue Sea, Pada Agustus 1598 ditemukan putri duyung di tepi pantai provinsi bagian timur laut Gangwon Do. Awalnya putri duyung tersebut ditahan oleh Bangsawan Yang. Namun ketika walikota Dam Ryung datang, ia berhasil membebaskannya. Penasaran seperti apa kelanjutannya? Saksikan hanya di RCTI+.
Episode kali ini dimulai ketika kita dibawa kembali pada masa kini. Pada tahun 2016 di kota Seoul, seorang pria terlihat sedang melakukan penyamarannya. Dia berpura-pura menjadi pengacara. Ia bertanya tentang pembelian barang dan membuatnya terlihat agak gugup. Ia memikat perhatian seorang wanita dengan menggunakan trik sulap dengan membakar selembar tisu dan mengubahnya menjadi bunga mawar yang digunakan untuk memikatnya. Ia juga mahir menipu orang dan membawa kabur uang darinya. Sosok tersebut adalah Heo Joon Jae.
Temannya Jo Nam Doo memberikan selamat atas kehebatannya dan menyebutnya dengan sebutan Harry Potter. Mereka bersama dengan seorang hacker yang pendiam bernama Tae Oh. Hacker itu menjalankan aksinya, mereka bertiga membawa sebuah koper dan kemudian masuk ke dalam sebuah gedung. Ketika mereka sedang melewati gedung, mereka mempertanyakan mengapa teknisi lift yang biasa berada disitu tidak ada. Ternyata Joon Jae menghipnotisnya hingga mereka bisa masuk tanpa munculnya sebuah insiden.
Baca Juga : Duka Jadi Konten, Berapa Penghasilan Ria Ricis dan Atta Halilintar dari YouTube?
Mereka pun menuju ke sebuah kantor kosong selagi para jaksa makan siang. Mereka segera mengganti pakaiannya serta melakukan berbagai penyesuaian agar ruangannya terlihat benar-benar seperti kantor milik mereka. Sementara itu, Tae Oh berada di atas agar mendapatkan akses pada file jaksa. Nam Do berperan menjadi makelar. Ia pun sudah menjalin kontak dengan presiden perusahaan itu. Bersama dengan istrinya yang terlihat lebih berkuasa dari dirinya, ia pun berusaha untuk melobi jaksa penuntut agar anaknya dapat terbebas dari semua tuntutan. Seorang siswa SMA melakukan aksi bunuh diri di sekolahnya. Ia menuliskan surat bunuh diri yang bersangkutan dengan putra mereka. Joon Jae melakukan aksinya yang sedang berpura-pura sebagai jaksa yang sedang di lobi. Sementara itu, Tae Oh melihat jaksa yang sebenarnya dalam perjalanan untuk kembali ke gedung. Mereka hanya mempunyai waktu satu menit sebelum jaksa asli kembali ke kantor.
Episode kali ini dimulai ketika kita dibawa kembali pada masa kini. Pada tahun 2016 di kota Seoul, seorang pria terlihat sedang melakukan penyamarannya. Dia berpura-pura menjadi pengacara. Ia bertanya tentang pembelian barang dan membuatnya terlihat agak gugup. Ia memikat perhatian seorang wanita dengan menggunakan trik sulap dengan membakar selembar tisu dan mengubahnya menjadi bunga mawar yang digunakan untuk memikatnya. Ia juga mahir menipu orang dan membawa kabur uang darinya. Sosok tersebut adalah Heo Joon Jae.
Temannya Jo Nam Doo memberikan selamat atas kehebatannya dan menyebutnya dengan sebutan Harry Potter. Mereka bersama dengan seorang hacker yang pendiam bernama Tae Oh. Hacker itu menjalankan aksinya, mereka bertiga membawa sebuah koper dan kemudian masuk ke dalam sebuah gedung. Ketika mereka sedang melewati gedung, mereka mempertanyakan mengapa teknisi lift yang biasa berada disitu tidak ada. Ternyata Joon Jae menghipnotisnya hingga mereka bisa masuk tanpa munculnya sebuah insiden.
Baca Juga : Duka Jadi Konten, Berapa Penghasilan Ria Ricis dan Atta Halilintar dari YouTube?
Mereka pun menuju ke sebuah kantor kosong selagi para jaksa makan siang. Mereka segera mengganti pakaiannya serta melakukan berbagai penyesuaian agar ruangannya terlihat benar-benar seperti kantor milik mereka. Sementara itu, Tae Oh berada di atas agar mendapatkan akses pada file jaksa. Nam Do berperan menjadi makelar. Ia pun sudah menjalin kontak dengan presiden perusahaan itu. Bersama dengan istrinya yang terlihat lebih berkuasa dari dirinya, ia pun berusaha untuk melobi jaksa penuntut agar anaknya dapat terbebas dari semua tuntutan. Seorang siswa SMA melakukan aksi bunuh diri di sekolahnya. Ia menuliskan surat bunuh diri yang bersangkutan dengan putra mereka. Joon Jae melakukan aksinya yang sedang berpura-pura sebagai jaksa yang sedang di lobi. Sementara itu, Tae Oh melihat jaksa yang sebenarnya dalam perjalanan untuk kembali ke gedung. Mereka hanya mempunyai waktu satu menit sebelum jaksa asli kembali ke kantor.
Lihat Juga :