Film The Last Melody Angkat Isu Mental Health dan Toxic Relationship
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:11 WIB
loading...
Film yang dipersembahkan rumah produksi Secret Door Cinema ini mengangkat tema mental health dan toxic relationship. / Foot: ist
A
A
A
JAKARTA - Film pendek The Last Melody tayang perdana di bioskop Metropole XXI Jakarta Pusat, Rabu (9/6). Film yang dipersembahkan rumah produksi Secret Door Cinema ini mengangkat tema mental health dan toxic relationship.
Baca juga: Ogah Tunda Punya Momongan, Ifan Seventeen dan Citra Monica Lakukan Ini
The Last Melody bercerita tentang seorang pianis ternama yang menjadi korban toxic relationship . Dia akhirnya memberontak dari suaminya, namun perlawanannya berakibat fatal.
Co-Executive Director Helen Gumanti mengatakan, film The Last Melody merupakan hasil kerja samanya dengan Rukiki Mariana sebagai sutradara untuk menghasilkan karya bersama.
Helen yang merupakan pianis sudah sejak lama memiliki passion di bidang film. Selain itu, latar belakang pendidikannya di bidang psikologi membuatnya memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental sehingga diangkat sebagai tema dalam film The Last Melody.
"Terutama dari saya ingin memasukkan isu mental health. Sedangkan ide cerita film dibuat bersama-sama," ungkap Helen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/6).
Setelah menjadi Co-Executive Director dalam film The Last Melody, Helen membentuk sebuah rumah produksi baru yang kini sedang menyiapkan film pendek, film seri dan film panjang. Launching film baru dan photo exhibition bertemakesehatan mental akan digelar di M Bloc Space pada 6-15 Agustus 2021.
Baca juga: Ogah Tunda Punya Momongan, Ifan Seventeen dan Citra Monica Lakukan Ini
The Last Melody bercerita tentang seorang pianis ternama yang menjadi korban toxic relationship . Dia akhirnya memberontak dari suaminya, namun perlawanannya berakibat fatal.
Co-Executive Director Helen Gumanti mengatakan, film The Last Melody merupakan hasil kerja samanya dengan Rukiki Mariana sebagai sutradara untuk menghasilkan karya bersama.
Helen yang merupakan pianis sudah sejak lama memiliki passion di bidang film. Selain itu, latar belakang pendidikannya di bidang psikologi membuatnya memiliki kepedulian terhadap kesehatan mental sehingga diangkat sebagai tema dalam film The Last Melody.
"Terutama dari saya ingin memasukkan isu mental health. Sedangkan ide cerita film dibuat bersama-sama," ungkap Helen dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/6).
Setelah menjadi Co-Executive Director dalam film The Last Melody, Helen membentuk sebuah rumah produksi baru yang kini sedang menyiapkan film pendek, film seri dan film panjang. Launching film baru dan photo exhibition bertemakesehatan mental akan digelar di M Bloc Space pada 6-15 Agustus 2021.
Lihat Juga :