Raih Kesuksesan di Negeri Orang Berkat Kegigihan dan Kerja Keras
Jum'at, 11 Juni 2021 - 03:14 WIB
loading...
A
A
A
"Awalnya aku minder dalam arti bukan hanya karena perempuan tapi juga berbeda, karena aku bukan orang kulit putih. Di Amerika mayoritasnya kulit putih. Yang kedua, dunia hukum masih didominasi kaum lelaki di Amerika dan mungkin di Indonesia juga," kata Zaskia Putri saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Perjuangannya untuk sukses sudah mulai dia tampakkan. Ketika sebagian besar teman-temannya menghabiskan waktu liburan sekolah dengan liburan, Zaskia memilih menghabiskan waktu liburannya dengan magang di Pengadilan Tinggi King County di Seattle di bawah supervisi Hakim John Ruhl.
Hal tersebut dilakukan Zaskia karena dia bercita-cita untuk berlisensi di Amerika dan kemudian bekerja di Amerika. "Saya menyadari untuk bisa mendapat pekerjaan di Amerika, terutama mendapat visa kerja di sini, bukanlah hal yang mudah," ungkapnya.
Zaskia menambahkan, banyak orang yang tidak tahu bahwa dia sempat gagal ketika mengambil ujian pengacara (bar exam) di Seattle, Washington. Kegagalan tersebut tidak membuatnya putus asa. Dia mencoba lagi untuk kali kedua, dan kegigihannya itu membuahkan hasil. Zaskia dinyatakan lulus dan bisa berpraktik sebagai pengacara di Negara Bagian Washington pada musim panas 2019.
Dia pun memberikan pesan, untuk meraih mimpi dan sukses dalam karier mesti keep going karena memang pasti banyak banget lika-likunya. Berkat kerja kerasnya, Zaskia pun menuai hasilnya. Dia pun mampu menjadi perempuan muda Indonesia dengan Dual Licensed Lawyer di Amerika dan Indonesia.
Perjuangannya untuk sukses sudah mulai dia tampakkan. Ketika sebagian besar teman-temannya menghabiskan waktu liburan sekolah dengan liburan, Zaskia memilih menghabiskan waktu liburannya dengan magang di Pengadilan Tinggi King County di Seattle di bawah supervisi Hakim John Ruhl.
Hal tersebut dilakukan Zaskia karena dia bercita-cita untuk berlisensi di Amerika dan kemudian bekerja di Amerika. "Saya menyadari untuk bisa mendapat pekerjaan di Amerika, terutama mendapat visa kerja di sini, bukanlah hal yang mudah," ungkapnya.
Zaskia menambahkan, banyak orang yang tidak tahu bahwa dia sempat gagal ketika mengambil ujian pengacara (bar exam) di Seattle, Washington. Kegagalan tersebut tidak membuatnya putus asa. Dia mencoba lagi untuk kali kedua, dan kegigihannya itu membuahkan hasil. Zaskia dinyatakan lulus dan bisa berpraktik sebagai pengacara di Negara Bagian Washington pada musim panas 2019.
Dia pun memberikan pesan, untuk meraih mimpi dan sukses dalam karier mesti keep going karena memang pasti banyak banget lika-likunya. Berkat kerja kerasnya, Zaskia pun menuai hasilnya. Dia pun mampu menjadi perempuan muda Indonesia dengan Dual Licensed Lawyer di Amerika dan Indonesia.
Lihat Juga :