Sebulan Kenal, Pria Austria Masuk Islam dan Nikahi Selebgram Indonesia
Jum'at, 11 Juni 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Lantas mereka bertunangan pada 25 Oktober 2019 di Indonesia. Keesokan harinya Martin Fellner menjadi mualaf di Masjid Istiqlal Jakarta dan mendapat nama Islam Mirza'i Al-Hakim.
Meski hanya satu bulan berkenalan, Martin berhasil meyakinkan Mia bahwa dia adalah jodohnya. Pria itu mempunyai insting jika Mia yang selama ini dicarinya.
"Saya minta izin ke orang tua jika ada yang mau datang ke Indonesia untuk melamar. Saya bilang Insya Allah kalau jodoh dilancarkan aja. Dan lebih tepatnya proses seperti ta'aruf. Kenal satu bulan dan tunangan, bertemu setelah satu tahun lagi dan menikah di Austria," jelasnya.
Setelah menikah, Mia dan Martin memutuskan untuk tinggal di Austria sejak 19 Februari lalu. Keputusan ini merupakan kesepakatan bersama karena pekerjaan Martin pun tak bisa ditinggalkan. Selain itu, mereka ingin bersama-sama merawat anaknya di sana.
![Sebulan Kenal, Pria Austria Masuk Islam dan Nikahi Selebgram Indonesia]()
Sebelum bertemu dengan Martin, ibu satu anak ini pernah gagal beberapa kali dalam urusan percintaan. Sebagai single mother, Mia harus terus berjuang mendidik dan merawat anak semata wayangnya.
Meski hanya satu bulan berkenalan, Martin berhasil meyakinkan Mia bahwa dia adalah jodohnya. Pria itu mempunyai insting jika Mia yang selama ini dicarinya.
"Saya minta izin ke orang tua jika ada yang mau datang ke Indonesia untuk melamar. Saya bilang Insya Allah kalau jodoh dilancarkan aja. Dan lebih tepatnya proses seperti ta'aruf. Kenal satu bulan dan tunangan, bertemu setelah satu tahun lagi dan menikah di Austria," jelasnya.
Setelah menikah, Mia dan Martin memutuskan untuk tinggal di Austria sejak 19 Februari lalu. Keputusan ini merupakan kesepakatan bersama karena pekerjaan Martin pun tak bisa ditinggalkan. Selain itu, mereka ingin bersama-sama merawat anaknya di sana.

Sebelum bertemu dengan Martin, ibu satu anak ini pernah gagal beberapa kali dalam urusan percintaan. Sebagai single mother, Mia harus terus berjuang mendidik dan merawat anak semata wayangnya.
Lihat Juga :