Fakta-Fakta Ganja, Jenis Narkoba yang Diduga Digunakan Anji
Minggu, 13 Juni 2021 - 23:32 WIB
loading...
A
A
A
Ganja merupakan jenis narkoba yang menggunakan tanaman cannabis sativa atau cannabis indica. Tanaman ini mengandung THC kimia yang mengubah pikiran dan senyawa serupa lain.
Ketika seseorang merokok ganja, THC dengan cepat berpindah dari paru-paru ke aliran darah. Ini kemudian membawa bahan kimia tersebut ke otak dan organ-organ lain ke seluruh tubuh. Namun, THC akan lebih lambat diserap tubuh ketika penggunaannya dengan cara dimakan atau diminum . Umumnya, efek ganja dapat terasa setelah 30 menit hingga 1 jam.
2. Ciptakan Halusinasi dan Delusi
Ganja memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang apabila rutin menggunakannya. Ganja lebih mengaktifkan bagian otak yang mengandung jumlah reseptor tertinggi. Inilah yang menyebabkan narkoba ini membuat pemakainya “nge-fly”.
Sejumlah efek jangka pendek di antaranya indera yang berubah, perubahan suasana hati, kesulitan dalam berpikir dan memecahkan masalah, memori atau ingatan yang terganggu, halusinasi dan delusi jika dikonsumsi dengan dosis tinggi, hingga psikosis.
3. Bikin Penggunanya Kecanduan
Pemakaian ganja dapat mengarah pada gangguan penggunaan zat psikoaktif. Ini adalah penyakit medis di mana orang tersebut tidak dapat berhenti menggunakannya meskipun hal itu menyebabkan masalah kesehatan dan sosial dalam kehidupan mereka. Gejala yang parah juga dikenal sebagai kecanduan.
Ketika seseorang merokok ganja, THC dengan cepat berpindah dari paru-paru ke aliran darah. Ini kemudian membawa bahan kimia tersebut ke otak dan organ-organ lain ke seluruh tubuh. Namun, THC akan lebih lambat diserap tubuh ketika penggunaannya dengan cara dimakan atau diminum . Umumnya, efek ganja dapat terasa setelah 30 menit hingga 1 jam.
2. Ciptakan Halusinasi dan Delusi
Ganja memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang apabila rutin menggunakannya. Ganja lebih mengaktifkan bagian otak yang mengandung jumlah reseptor tertinggi. Inilah yang menyebabkan narkoba ini membuat pemakainya “nge-fly”.
Sejumlah efek jangka pendek di antaranya indera yang berubah, perubahan suasana hati, kesulitan dalam berpikir dan memecahkan masalah, memori atau ingatan yang terganggu, halusinasi dan delusi jika dikonsumsi dengan dosis tinggi, hingga psikosis.
3. Bikin Penggunanya Kecanduan
Pemakaian ganja dapat mengarah pada gangguan penggunaan zat psikoaktif. Ini adalah penyakit medis di mana orang tersebut tidak dapat berhenti menggunakannya meskipun hal itu menyebabkan masalah kesehatan dan sosial dalam kehidupan mereka. Gejala yang parah juga dikenal sebagai kecanduan.
Lihat Juga :