Unhappy Achiever: Sudah Meraih Banyak, tapi Kenapa Tetap Tak Bahagia?
Senin, 14 Juni 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
1. PAHAMI BAGAIMANA CARAMU BEREKSPRESI KETIKA MERAIH SESUATU
![Unhappy Achiever: Sudah Meraih Banyak, tapi Kenapa Tetap Tak Bahagia?]()
Foto: Shutterstock
Apakah kamu merasa puas atau justru frustrasi? Apakah setelah berhasil mencapai sesuatu kamu selalu buru-buru ingin meraih sesuatu yang lain? Ketika kamu memahami caramu berekspresi, kamu lebih bisa tahu cara menyelesaikan masalahmu.
2. IZINKAN DIRIMU MARAH
![Unhappy Achiever: Sudah Meraih Banyak, tapi Kenapa Tetap Tak Bahagia?]()
Foto: Shutterstock
Ketika merasa marah, izinkan dirimu untuk merasakannya. Perasaan itu jangan dibuang begitu saja karena kamu akan semakin sulit mengerti dirimu. Semakin kamu memahami caramu menerima dan mengatasi kemarahan yang muncul dalam dirimu, semakin mudah untukmu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
3. TANYAKAN DIRIMU
![Unhappy Achiever: Sudah Meraih Banyak, tapi Kenapa Tetap Tak Bahagia?]()
Foto: Alex Bellini
Tanyakan pada dirimu, “Mengapa aku marah ketika orang lain berhasil?” atau “Mengapa aku tidak pernah puas dengan pencapaianku?” Kamu juga bisa menanyakan, “Apakah aku menikmati proses belajarku selama ini?” Pastikan juga dirimu mengetahui bahwa keberhargaan dirimu tidak bergantung pada prestasi dan pandangan orang lain.
.jpg)
Foto: Shutterstock
Apakah kamu merasa puas atau justru frustrasi? Apakah setelah berhasil mencapai sesuatu kamu selalu buru-buru ingin meraih sesuatu yang lain? Ketika kamu memahami caramu berekspresi, kamu lebih bisa tahu cara menyelesaikan masalahmu.
2. IZINKAN DIRIMU MARAH
.jpg)
Foto: Shutterstock
Ketika merasa marah, izinkan dirimu untuk merasakannya. Perasaan itu jangan dibuang begitu saja karena kamu akan semakin sulit mengerti dirimu. Semakin kamu memahami caramu menerima dan mengatasi kemarahan yang muncul dalam dirimu, semakin mudah untukmu berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.
3. TANYAKAN DIRIMU
.jpg)
Foto: Alex Bellini
Tanyakan pada dirimu, “Mengapa aku marah ketika orang lain berhasil?” atau “Mengapa aku tidak pernah puas dengan pencapaianku?” Kamu juga bisa menanyakan, “Apakah aku menikmati proses belajarku selama ini?” Pastikan juga dirimu mengetahui bahwa keberhargaan dirimu tidak bergantung pada prestasi dan pandangan orang lain.
Lihat Juga :