Bermutasi, Bagaimana Karakter Covid-19 Varian Delta Plus?
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Namun, para ilmuwan mengatakan tidak ada alasan untuk khawatir karena prevalensi varian baru ini masih rendah di India.
Laporan itu juga menyebutkan varian dalam 36 kasus di Inggris. Dua dari 36 kemungkinan infeksi terobosan. Sebagian besar kasus terkait dengan perjalanan (negara tujuan perjalanan termasuk Nepal, Turki, Malaysia, dan Singapura).
"Melihat kluster besar (T95I), sepertinya AY.1 telah muncul secara independen beberapa kali dan bisa lebih umum daripada yang diamati di negara-negara dengan pengawasan genom terbatas," kata Jolly.
Baca juga: Lebih Cepat Menular, Ini 4 Hal Tentang Virus Varian Delta yang Harus Diketahui!
"Seberapa menular varian Delta Plus akan menjadi faktor penting untuk menentukan penyebarannya yang cepat atau sebaliknya," kata Vineeta Bal, staf pengajar di Pune's Indian Institute of Science Education and Research. "Jika ada orang terinfeksi varian ini, dia sejauh ini tak perlu begitu khawatir," tambahnya.
Laporan itu juga menyebutkan varian dalam 36 kasus di Inggris. Dua dari 36 kemungkinan infeksi terobosan. Sebagian besar kasus terkait dengan perjalanan (negara tujuan perjalanan termasuk Nepal, Turki, Malaysia, dan Singapura).
"Melihat kluster besar (T95I), sepertinya AY.1 telah muncul secara independen beberapa kali dan bisa lebih umum daripada yang diamati di negara-negara dengan pengawasan genom terbatas," kata Jolly.
Baca juga: Lebih Cepat Menular, Ini 4 Hal Tentang Virus Varian Delta yang Harus Diketahui!
"Seberapa menular varian Delta Plus akan menjadi faktor penting untuk menentukan penyebarannya yang cepat atau sebaliknya," kata Vineeta Bal, staf pengajar di Pune's Indian Institute of Science Education and Research. "Jika ada orang terinfeksi varian ini, dia sejauh ini tak perlu begitu khawatir," tambahnya.
(nug)
Lihat Juga :